Sylviana mengaku dua kali kembalikan dana hibah Kwarda Pramuka
Merdeka.com - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sylviana Murni menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Dittidpikor Mabes Polri terkait kasus dana hibah. Sylviana mengatakan penggunaan dana hibah untuk kegiatan Kwarda Pramuka DKI Jakarta termasuk dengan kegiatan Kwartir cabang dan Kwartir ranting.
Dana yang digunakan untuk Kwartir cabang dan ranting dikatakan Sylvi, ada pada proposal pengajuan kegiatan Kwarda DKI Jakarta.
"Saya perlu tegaskan bahwa dari awal dana hibah ini bukan hanya Kwarda DKI Jakarta tapi juga di dalamnya ada untuk 6 kwartir cabang dan itu semuanya melalui rekening kemudian sekaligus juga ada 44 kwartir ranting yang alokasi anggarannya berada di dana yang sudah diajukan," ujar Sylvi seusai menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Dittidpikor Mabes Polri, Rabu (1/2).
"Jadi yang Rp 6.8 miliar itu sebagian untuk Kwarcab (Kwartir Cabang) dan Kwarrant (Kwartir Ranting)," imbuhnya.
Sylvi yang diketahui menjabat sebagai ketua Kwarda Pramuka DKI Jakarta periode 2013-2018 itu juga mengaku pernah mengembalikan dana hibah untuk kegiatan tersebut sebanyak dua kali, di tahun 2014 dan 2015.
Pada tahun 2014, diakui Sylvi sudah mengembalikan sisa dana hibah yang tak terpakai sebesar Rp 34 juta lebih. Sedangkan di tahun berikutnya dia mengembalikan dana hibah tersebut ke kas daerah sebesar Rp 801 juta.
"2014 kami (Kwarda) mengembalikan Rp 34 juta sekian dan 2015 kami mengembalikan Rp 801 juta," tandasnya.
Sebelumnya diinformasikan bantuan sosial ke Kwarda Pramuka Jakarta telah diterima Kwarda gerakan pramuka DKI Jakarta sebesar Rp 6,81 miliar tahun 2014. Pemanggilan Sylvi lantaran ada dugaan beberapa kegiatan fiktif namun tetap dibuat pertanggungjawabannya di mana hal tersebut telah melanggar Permendagri Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Dana Hibah dan Bansos yang bersumber dana hibah.
Saat kegiatan Kwarda berlangsung Sylvi merupakan ketua Kwarda untuk periode 2013-2018 sebelum akhirnya dia non aktif karena keikutsertaannya dalam calon wakil gubernur DKI Jakarta berpasangan dengan Agus Harimurti Yudhoyono.
(mdk/msh)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya