Syahroni tewas ditembak perampok, istrinya nyaris diperkosa
Merdeka.com - Aksi perampokan dengan kekerasan yang memakan korban terjadi di Palembang. Syahroni (31) warga Talang Kelapa, RT 14, Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang, tewas ditembak kawanan perampok. Sementara sang istri korban Rohina (28), nyaris diperkosa.
Berdasarkan informasi yang dihimpun merdeka.com, perampokan tersebut terjadi saat pasangan suami istri ini hendak ke Pasar KM 12 menggunakan sepeda motor, Senin (12/5) sekitar pukul 05.00 WIB. Saat berada di kawasan komplek Citra Grand City Jalan By Past KM 12 Palembang, korban diikuti empat kawanan perampok menggunakan dua sepeda motor.
Pelaku lalu menembak sebanyak dua kali dari jarak dekat. Tembakan itu mengenai punggung korban hingga tembus ke bagian dada. Korban pun tewas di tempat.
Tak sampai di situ, kawanan perampok hendak memperkosa istri korban di semak-semak di pinggir jalan. Namun, perkosaan itu batal dilakukan lantaran istri korban sedang menstruasi. Karena kesal, pelaku memukul istri korban hingga mengalami luka lebam di bagian muka.
Taslim (35), kerabat korban mengungkapkan, perampok berhasil membawa kabur sepeda motor dan uang sebesar Rp 700 ribu. Kedua korban baru diketahui pukul 06.00 WIB oleh warga yang melintas.
"Memang setiap hari korban dan istrinya pergi ke pasar. Tidak tahunya, tadi mereka dirampok. Suaminya tewas ditembak dua lubang dan istrinya di rawat di Rumah Sakit Moehammad Husin Palembang karena luka lebam," ungkap Taslim kepada merdeka.com, Senin (12/5).
"Beruntung, istrinya tidak jadi diperkosa karena pelaku melihat lagi menstruasi," tambah dia.
Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Imam Tarmudi membenarkan aksi perampokan tersebut. Saat ini pihaknya masih mengejar pelaku. "Informasi yang kita terima pelaku berjumlah 4 orang dan menggunakan senjata api rakitan," tukasnya.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya