Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sutiyoso dipilih jadi kepala BIN, Mendagri sebut itu hak presiden

Sutiyoso dipilih jadi kepala BIN, Mendagri sebut itu hak presiden Bang Yos tinjau katulampa. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Sutiyoso sebagai Kepala Badan Intelejen Nasional (BIN) menggantikan Marciano Norman. Mendagri Tjahjo Kumolo ogah komentari banyak dipilihnya ketua umum PKPI tersebut sebagai kepala BIN. Menurutnya itu sepenuhnya kewenangan presiden.

"Itu hak presiden, kami ikut saja, sebagai pembantunya," kata Tjahjo di Gedung Secapa AD Bandung, Rabu (10/6).

Dia pun meminta wartawan untuk menanyakan mengapa Jokowi memilih mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut sebagai Kepala BIN.

"Tanya saja presiden kenapa pilih dia, karena itu semua kewenangan presiden," ungkap politisi PDI Perjuangan itu.

Presiden Jokowi sendiri sudah mengirimkan pengajuan surat calon tunggal kepala BIN kepada DPR pada Selasa (9/6) kemarin. Dipilihnya Sutiyoso karena pengalaman intelijen misalnya pernah menjalankan tugas di Kalimantan Barat, Operasi Flamboyan dan pernah menginteli GAM. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP