Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sutar diduga disekap polisi karena utang buat beli narkoba

Sutar diduga disekap polisi karena utang buat beli narkoba Ilustrasi

Merdeka.com - Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus penyekapan dan penyiksaan terhadap Sutar (30), warga Jalan Slamet Riady, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang. Pelaku penyekapan adalah seorang anggota polisi berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP).

Pemicunya adalah persoalan utang-piutang. Menurut sumber merdeka.com di kepolisian,  korban utang sebesar Rp 56 juta kepada pelaku untuk membeli narkoba.

"Informasinya utang itu terkait dengan narkoba. Tapi, untuk lebih jelasnya, tunggu saja nanti. Apa memang benar atau tidak," kata sumber tersebut, Minggu (2/3), malam.

Awalnya anggota polisi itu mendatangi korban di rumahnya dan mengajaknya ke daerah Jalan Brigjen Hasan Kasim Celentang Palembang, Minggu (2/3) sekitar pukul 13.00 WIB. Di lokasi, polisi itu meminta kepada korban untuk mengembalikan utang sebesar Rp 56 juta.

Karena keduanya tidak ada kata sepakat, akhirnya anggota polisi itu malah membawa Sutar ke rumahnya dan melakukan penyekapan serta penganiayaan terhadap korban. Keluarga Sutar cemas dan langsung mencari.

Pihak keluarga sangat terkejut ketika mendapat kabar jika Sutar telah disandera anggota polisi karena tidak mampu menyiapkan uang yang telah dimintanya. Keluarga tidak menerima karena kondisi Sutar babak belur hingga tidak dapat bicara karena rahangnya remuk setelah disiksa.

Akhirnya, pihak keluarga melaporkan kasus penganiayaan itu ke Propam Polda Sumsel. "Kakak saya babak belur, setelah disekap polisi. Kami langsung melapor setelah kejadian itu," ungkap Konang (26), adik korban.

Dari laporan keluarga inilah, kediaman pelaku digerebek anggota Bidang Propam Polda Sumsel, Minggu (2/3), sekitar pukul 20.30 WIB. Dari lokasi penggerebekan, petugas Propam langsung mengamankan anggota tersebut. Hingga kini belum disebutkan identitas, alamat lengkap, dan tempat tugas anggota polisi tersebut.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol R Djarod Padakova membenarkan penangkapan tersebut. "Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan korban," katanya.

(mdk/has)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP