Susah, Setnov sebut tak mungkin minta saham Freeport
Merdeka.com - Ketua DPR Setya Novanto lagi-lagi membantah telah mencatut nama presiden dan meminta jatah saham kepada PT Freeport Indonesia. Sebab, menurutnya, mendapatkan saham Freeport sulit karena ada sejumlah ketentuan tersendiri.
"Ada aturan jadi saya gak mungkin minta itu. Dan saya tau bahwa untuk (minta) saham sangat susah, sekarang saja saham kita baru 9 persen selama 40 tahun," kata Setnov saat menghadiri pertemuan dengan Forum Pemred, Jakarta, Senin (23/11).
Lepas dari itu, Novanto mengimbau kepada pemerintah dan DPR untuk bersinergi memperkuat sektor ekonomi. "Bersama antara DPR dan pemerintah bekerja sama untuk memperkuat khususnya perekonomian," lanjutnya.
Politisi Golkar tersebut mengaku belum pernah mendengar transkrip percakapannya dengan pengusaha Riza Chalid dan Direktur Utama PT FI Maroef Sjamsoeddin. Terkait kasus yg menjeratnya, Setnov mempercayakannya kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).
"Saya sudah serahkan semua pada tim lawyer nanti kita liat perkembangannya, saran-sarannya. Semua kita percayakan pada MKD,"tutupnya.
Belasungkawa
Sementara itu, Novanto mengaku telah memberikan ucapan bela sungkawa kepada Riza Chalid atas kepergian Siti Hindun, sang ibunda pengusaha minyak tersebut.
Dia mengaku telah mengirimkan karangan bunga kepada pihak keluarga. Tetapi ketika ditanya mengenai pertemuannya dengan Riza untuk ucapkan bela sungkawa, Setnov hanya menebar senyum.
"Oh iya itu harus dong, ya yang namanya bela sungkawa ya harus dikirimkan (karangan bunga)," kata Setnov usai menghadiri pertemuan dengan Forum Pemred.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya