Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Suryo Prabowo: Tim Jokowi-JK intimidasi pemilih di Jateng

Suryo Prabowo: Tim Jokowi-JK intimidasi pemilih di Jateng Suryo Prabowo. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Penasehat tim pemenangan Prabowo - Hatta, Letjend TNI Purn Suryo Prabowo mengungkapkan Jawa Tengah merupakan basis suara terbesar Jokowi - JK. Jawa Tengah merupakan basis PDIP, selain itu dari 35 Kabupaten/Kota, 14 di antaranya dipimpin oleh kader PDIP.

"Saya mendapat laporan dari relawan Prabowo - Hatta ada beberapa Bupati atau Wakil Bupati yang lakukan intimidasi terhadap bawahannya agar memilih Jokowi," ujar Prabowo - Hatta dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (27/6).

Sejumlah Kabupaten/Kota di Jateng, seperti Banyumas, Brebes, Pemalang, Pekalongan, Kudus, Boyolali, Sukoharjo, Magelang, Temanggung ditemukan lakukan ancaman dan bertindak intimidatif terhadap birokrasi hingga ke tingkat kades untuk mendukung Jokowi - JK.

"Ancaman yang diterima ada yang halus berupa himbauan tapi ada juga yang kasar seperti akan dibebas tugaskan dan tidak diprioritaskan dalam kenaikan pangkat dan jabatan atau pemberian bantuan sosial jika tidak mendukung Jokowi - JK," bebernya

KPUD Slawi tak lepas dari intimidasi birokrasi, pasalnya pada nonton bareng debat capres (22/6) lalu yang digelar KPUD Slawi di taman rakyat Slawi berlangsung tidak fair.

"Stasiun televisi yang dipilih MetroTV yang sudah jelas mendukung Jokowi. Mengapa bukan TVRI yang relatif netral? Pembawa acara juga selalu bertanya siapa nama pasangan capres-cawapres nomer 2 tetapi kenapa pasangan nomor urut 1 tidak ditanya? Setelah diusut ternyata acara itu digelar KPUD bekerjasama dengan Dewan Kesenian dan LSM Bennmas binaan PDI Perjuangan," ungkapnya.

Suryo menyesalkan intimidasi tersebut terjadi justru setelah ada perjanjian pemilu damai dan menjelang bulan suci Ramadhan.

"Rakyat jadi tertekan secara psikis karena intimidasi. Coba bayangkan, banyak spanduk Prabowo - Hatta di coret dengan kata-kata kotor yang tidak senonoh. Kalau itu dibaca anak-anak apalagi di bulan suci Ramadhan, ini bisa mengganggu kekhusyuan umat muslim menjalankan ibadah puasa. Sepertinya mereka siap menang tetapi tidak siap kalah," tutupnya.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP