Survei SMRC: Elektabilitas Jokowi dan Prabowo Bersaing Ketat di Banten
Merdeka.com - Lembaga survei Saeful Mujani Research and Consulting (SMRC), merilis hasil survei elektabilitas pasangan Capres Cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno bersaing ketat di Banten.
Hasil survei menyebutkan, seandainya Pilpres dilaksanakan hari ini pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin unggul tipis dengan perolehan suara 43 persen. Sedangkan pasangan Prabowo-Sandi memperoleh 41 persen dengan swing voter sebesar 15 persen.
"Elektabilitas kedua belah calon hasilnya ketat. Selisihnya satu persen lebih besar margin error, sehingga belum bisa dipastikan siapa yang unggul," kata Direktur Riset SMRC Deny Irvani saat merilis hasil survei elektabilitas Capres dan Cawapres 2019 di Kota Serang, Senin (18/3).
Bahkan menurut Deny, dari 12 persen masing-masing loyalis pendukung kedua pasangan, berpotensi untuk berubah pilihan. "Perubahan dukungan dari loyalis calon yang didukung 12 persen masih besar kemungkinan untuk berubah pilihan," lanjutnya.
Sementara itu akademisi Adi Prayetno menjelaskan, potensi perubahan pilihan ini terjadi karena faktor karakter mayoritas pemilih di Banten. "Visi misi yang tebal di KPU itu tidak dibaca sama orang pemilih sosiologis, yang penting adalah dia dekat dengan umat Islam atau tidak, dia dekat dengan ulama atau tidak," katanya.
Selain itu, perubahan dukungan dari warga juga dipengaruhi isu-isu agama. Isu ini yang menjadi konsumsi umum bagi pemilih di Banten.
"Jadi yang terpenting adalah bagi pemilih sosiologis adalah emosional keagamaan, yang lain tidak penting," terangnya.
Survei SMRC dilakukan dari 27 Februari hingga 8 Maret 2019. Melibatkan 1.630 responden di Banten, dengan metode multistage random sampling. Margin of error sebesar 2,5 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya