Survei Kemenhub: 15 Juta Orang Nekat Beraktivitas saat Nataru Meski PPKM Level 3
Merdeka.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan survei pada bulan Oktober dan dan November 2021. Survei itu terkait keinginan masyarakat beraktivitas di tengah pandemi Covid-19 selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Pertama, survei dilakukan pada bulan Oktober. Masyarakat yang ingin melakukan mobilisasi oleh masyarakat secara nasional sebesar 12,8 persen dan Jabodetabek 13,5 persen.
"Kalau secara nasional ada 19,9 juta, dan Jabodetabek ada 4,4 juta yang ingin mudik," ungkap Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat rapat kerja di Komisi V DPR RI, Rabu (1/12).
Pada survei kedua yang dilakukan November, ditambahkan tiga kualifikasi. Masyarakat yang ingin melakukan pergerakan jika diperketat ada sebanyak 10 persen atau 16 juta. Sementara, jika ditetapkan PPKM menjadi level 3 atau 4 jumlah yang ingin mobilisasi menurun menjadi 9 persen atau 15 juta.
Jika Ada Pelarangan Mobilitas?
Sementara, jika diterapkan pelarangan mobilitas maka turun lagi menjadi 10 juta atau 7 persen. Survei yang dilakukan hanya untuk masyarakat Jabodetabek, juga terjadi penurunan.
Jika dibatasi, yang melakukan pergerakan sebanyak 12 persen atau 4 juta orang. Jika diterapkan PPKM level 3 atau 4 menurun menjadi 11 persen atau 3,5 juta, dan bila dilarang semakin turun menjadi 8 persen atau 2,6 juta orang.
Menhub Budi mengatakan, survei ini menunjukan ada kesadaran masyarakat akan bergerak saat hari libur di akhir tahun. Melihat angkanya minimal 10 juta secara nasional, dan Jabodetabek 2,6 juta, cukup mengakibatkan lonjakan Covid-19.
"Jumlah itu cukup signifikan mengakibatkan satu lonjakan Covid di daerah atau di Jakarta," pungkasnya.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya