Survei: 76 Persen pemilih Demokrat beralih ke partai lain
Merdeka.com - Media Survei Nasional mengadakan survei elektabilitas dan migrasi konstituen partai politik pada 28 April sampai 6 Mei lalu. Hasilnya, Partai Demokrat mengalami migrasi pemilih paling tinggi dari partai lainnya.
Hal tersebut disebabkan kasus korupsi yang menimpa para petinggi Demokrat.
"Berdasarkan hasil survei, Demokrat mengalami migrasi pemilih sekitar 76,67 persen, sehingga 23,33 persen saja pemilih yang diperkirakan memilih Demokrat di pemilu 2014," kata Direktur Eksekutif Median Rico saat jumpa pers di Restoran Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (17/5).
Menurutnya, suara-suara Demokrat akan pindah ke partai lain sebanyak 50 persen dari suara Demokrat pada tahun 2009.
"Suara Demokrat akan pindah ke beberapa partai antara lain ke Golkar sebanyak 13,88 persen, Gerindra 10,59 persen, PKS 5,93 persen, PDIP 5,8 persen, dan PKB 5,6 persen," imbuhnya.
Sementara itu, meski sama-sama dihantam kasus korupsi, migrasi pemilih PKS tidak terlalu signifikan. Berdasarkan hasil survei, 73,03 persen pemilih PKS tetap akan memilih partai dakwah tersebut.
"PKS tertolong oleh basis pemilih tradisionalnya yang solid dan memiliki tingkat pendidikan relatif tinggi dibandingkan partai lainnya," ujarnya.
Adapun survei yang dilakukan oleh Median mengambil 1600 responden berusia di atas 17 tahun. Survei dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan margin eror sebesar 2,5 persen. (mdk/bal)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya