Suripto: Salah alamat protes penyadapan ke Australia
Merdeka.com - Mantan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara , Suripto, mengatakan pemerintah Indonesia sebenarnya salah alamat jika mengajukan protes ke pemerintah Australia terkait isu penyadapan. Menurut dia, mestinya Indonesia melayangkan kecaman kepada Amerika Serikat yang meminta Australia menyadap Indonesia.
"Sepengetahuan saya yang memberikan order kepada Australia itu Amerika Serikat. Jadi menurut saya salah alamat kalau kita protes, atau minta pertanggungjawaban Australia. Mestinya Amerika Serikat yang diusut dan kalau perlu ditegur. Peringatan keras kepada kedutaan Amerika Serikat," kata Suripto usai menjalani pemeriksaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Rabu (20/11).
Suripto menambahkan, mestinya pemerintah Indonesia menemui mantan agen National Security Agency (Agensi Keamanan Nasional) Amerika Serikat, Edward Snowden, guna meminta penjelasan terkait isu penyadapan itu. Dia menegaskan, jika memang benar Amerika Serikat meminta Australia menyadap Indonesia, maka pemerintah harus bersikap tegas.
"Menurut saya pertama diberi peringatan. Yang kedua jika ternyata masih melakukan penyadapan, kalau perlu hubungan kita dengan Amerika stop dulu," ujar Suripto.
(mdk/war)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya