Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

\'Surat sakti\' pejabat tak mempan di dunia pendidikan

\'Surat sakti\' pejabat tak mempan di dunia pendidikan M Nuh. Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengimbau bagi para pejabat dan tokoh masyarakat untuk tak mempengaruhi sistem akademik. Pasalnya, saat ini banyak penerimaan siswa baru (PSB) yang memakai 'surat sakti' atas nama pejabat untuk bisa masuk ke sekolah negeri.

"Jadi untuk SMP dan SMA ke atas yang dipertimbangkan semata-mata pertimbangan akademik. Maka surat apapun itu tidak boleh mempengaruhi penerimaan siswa baru tadi," ujarnya disela meresmikan sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kemang, Minggu (22/7).

Menurutnya, untuk masuk Sekolah Dasar (SD) akan dilihat usianya. Sedangkan untuk SMP ke atas adalah prestasi akademik. Untuk itu dirinya mengimbau pejabat dan tokoh masyarakat agar tak mempengaruhi independensi kepala sekolah ataupun panitia penerimaan siswa baru.

"Kasihan mereka kalau ditolak nanti dipikir melawan atau tidak diperhatikan. Kalau seandainya diterima tidak sesuai dengan kriteria akan menciderai prinsip-prinsip yang ada disekolah itu," tandasnya. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP