Sunrise lambat keluar di Manggar, pemburu Gerhana cemas
Merdeka.com - Fajar menyingsing cepat di Manggar, kota paling timur Pulau Belitung. Adzan selesai berkumandang, jalanan relatif nampak jelas bagi pengendara kendaraan bermotor. Pukul 05.13 Wib, ketika Merdeka.com tiba di Pantai Nyiur Melambai, Desa Lalang, yang hanya berjarak 15 menit dari pusat Kota Manggar, mobil-mobil mulai menyemut.
James (44) datang bersama istri dan putrinya. Mereka semua penyuka fotografi asal Jakarta.
Manggar dia pilih karena lokasinya paling Timur di Belitung. Lokasi itu dirasa pas untuk memburu Gerhana yang dijadwalkan muncul mulai pukul 07.22 Wib.
Ade (18) remaja asli Manggar, datang bersama enam kawan sepermainan. "Kenapa tak muncul juga itu sunrise?" kata Ade.
"Jadi tidak ini gerhana," sahut salah satu kawannya
Agus (41), bapak-bapak yang melintas, menenangkan anak-anak muda itu. Dia yakin Matahari akan muncul, disertai Gerhana. Dia pernah menyaksikan Gerhana pada 1988 yang melintas Belitung.
Saat itu dia masih kecil, tapi pemandangan Gerhana total membuatnya terkesima. "Saya yakin Pantai Lalang lokasi paling bagus melihat Gerhana. Matahari terbit di Timur, ya artinya lebih dulu dirasakan pesisir Timur Belitung sini," tandasnya
Matahari makin tinggi. Ratusan orang mulai menyemut di Pantai. Semua menantimu gerhana.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya