Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sungguh tak terawat kandang Kanguru Wallaby di Ragunan

Sungguh tak terawat kandang Kanguru Wallaby di Ragunan Kandang Kangguru di Ragunan. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebanyak 14 dari 18 ekor koleksi Kanguru di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, tewas bergelimpangan di dalam kandangnya pada Rabu (27/11) pagi. Penyebab matinya binatang dengan nama latin Thylagole Brunii tersebut karena diserang anjing liar milik warga yang berhasil masuk ke pekarangan kandang.

Entah bagaimana Kanguru itu bisa masuk ke dalam kandang dan menggigiti hewan berkantung itu. Tapi jika melihat kondisi kandang, memang sangat rawan di masuki binatang liar. Ditambah lagi, kondisi lingkungan kandang yang memprihatinkan.

Pantauan merdeka.com di lokasi, Kamis (28/11), belasan Kanguru itu tinggal di sebuah kandang yang luasnya mencapai 20x30 meter persegi. Meski ditumbuhi pepohonan rindang, lahan tampak subur ditumbuhi ilalang setinggi betis orang dewasa. Tingginya rerumputan mengesankan kurangnya perhatian dan pengawasan dari petugas. Alhasil, rumah Kanguru jenis Wallaby Abu asal Papua tersebut tampak kumuh.

Lokasi kandang sendiri terletak di Jalan Hutan Bambu, tepatnya di pintu barat Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan. Atau sekitar 600 meter dari pintu masuk utama.

Mencegah anjing liar kembali mengganggu Kanguru itu, seorang petugas tampak memangkas ilalang yang membumbung tinggi. Pria yang enggan menyebutkan namanya tersebut mengaku pemangkasan memang dilakukan rutin setiap dua pekan dan bukan karena tragedi kematian Kanguru.

"Bukan, bukan karena peristiwa kemarin. Tapi ini memang rutin," bantah petugas tersebut saat ditemui merdeka.com, Kamis (28/11).

"Kemarin kan sering hujan. Jadi ilalang-ilalang ini cepat numbuhnya," tambahnya.

Petugas tersebut mengklaim, gizi Kanguru di Taman Ragunan cukup sehat. Buktinya bobot mereka saja lebih kurang 5-11 Kg. "Makannya sayuran, jagung sama wortel. Tapi kadang mereka juga suka makan rumput-rumput di sini," ucapnya.

Terpisah, staf humas Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Wahyudi Bambang Prihantoro menuturkan, ilalang maupun rumput liar yang meninggi di dalam kandang sengaja dibiarkan untuk memenuhi kebutuhan habitat si hewan itu sendiri.

"Rumput itu dibutuhkan untuk habitatnya mereka. Kita kan membuat mereka seolah-olah berada di alamnya masing-masing," jelasnya.

"This is jungle not park," tambah Wahyudi.

Setelah ditinggal mati 14 rekannya, kini kandang tersebut hanya berisi 4 ekor Kanguru yang terdiri dari 1 betina dan 3 pejantan.

Salah satu Kanguru pejantan terlihat mengalami luka di bagian pangkal ekornya. Sesekali, hewan lucu itu tampak menggaruk bekas lukanya yang sudah mengering. Diduga, luka itu karena gigitan anjing liar milir warga. (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP