Sungai meluap, 2.000 rumah di Tebing Tinggi kebanjiran
Merdeka.com - Sekitar 2.000 rumah di Tebing Tinggi Sumut, tergenang air, Kamis (4/1). Banjir melanda sejumlah wilayah di kota itu menyusul meluapnya dua sungai di wilayah itu.
Air mulai menggenangi rumah warga sejak Rabu (3/1) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Kepala Pelaksana BPBD Kota Tebing Tinggi, Wahid Sitorus mengatakan, Sungai Padang dan Sungai Bahilang meluap setelah mendapat kiriman air dari hulu di kawasan Simalungun dan Pematang Siantar.
"Lebih kurang 2.000 unit rumah warga terendam. Terdapat sekitar 1.200 warga terdampak yang mengungsi ke lokasi lain, seperti ke rumah warga terdekat," kata Wahid.

Banjir melanda lima kecamatan di Tebing Tinggi. Kelima kecamatan itu masing-masing Padang Hulu, Bajenis, Tebing Tinggi Kota, Rambutan, dan Padang Hilir. Air merendam permukiman warga dengan ketinggian antara 10 cm hingga 1,5 m.
Air berangsur surut. Namun, BPBD setempat masih melakukan sejumlah upaya pendataan dan penanganan.
"Kita akan distribusikan makanan. Tenda pengungsian akan didirikan, jika genangan air bertahan. Kita tunggu perkembangannya," sebut Wahid.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya