Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sungai Cikeas Bekasi Dipenuhi Sampah Bambu

Sungai Cikeas Bekasi Dipenuhi Sampah Bambu Sampah bambu di Sungai Cikeas. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Sampah bambu kembali menyumbat aliran Sungai Cikeas, Rabu (1/4). Petugas kebersihan turun tangan membersihkannya karena jika sampah bambu dibiarkan bisa menjadi ancaman banjir.

Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C), Puarman mengatakan, diperkirakan ada 320 kubik sampah kiriman yang menyumbat jembatan di sekitar jembatan Puri Nusaphala, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi yang berbatasan dengan Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

"Tahun ini sudah tiga kali sampah menggunung di aliran sungai Cikeas. Tahun lalu, kejadian serupa terjadi sebanyak 13 kali," kata Puarman, Kamis (1/4).

Menurut dia, petugas didatangkan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi. Dibantu penduduk setempat, mereka berjibaku mengangkat sampah dengan tetap menjaga jarak sesuai protokol kesehatan pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Menurut Puarman, kegiatan bersih-bersih harus segera dilakukan. Bila terlambat, gunungan sampah berpotensi menimbulkan banjir di perumahan Vila Nusa Indah 3 di Kabupaten Bogor dan Puri Nusaphala di Kota Bekasi.

"Bila terjadi banjir, kondisi akan semakin berbahaya karena bisa terjadi kerumunan orang di tengah mewabahnya Covid-19," ucapnya.

Karena itu, gerakan bersih-bersih kali penting karena menyangkut nyawa banyak orang. Dia menyebut, sumber sampah bambu yaitu 50 persen berasal dari Kabupaten Bogor, 25 persen Depok, dan 25 persen Kota Bekasi.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP