Sulit ketemu Yuli, ibu korban penyekapan PRT ngadu ke Komnas HAM
Merdeka.com - Marlinda Lewer, ibunda dari salah satu korban penyekapan PRT di rumah Brigjen (purn) MS, Yuliana Lewer (Yuli) mendatangi Komnas HAM. Marlinda mengadu ke Komnas HAM lantaran kesulitan bertemu dengan Yuli.
"Anak saya baru tiga bulan dititipkan di sana," ujar Marlinda di Komnas HAM, Rabu (26/2).
Marlinda mengisahkan sebelum Yuli berada di tempat Brigjen MS, dirinya dan anaknya baru pulang bekerja dari Lampung. Namun, karena kekurangan uang, mereka terdampar di Terminal Pulo Gadung, Jakarta Timur.
"Di situ bercerita ke seseorang, lalu dibawalah ke rumah MS di Bogor. Di sana dikasih makan dan pakaian lalu Yuli minta pekerjaan," katanya.
Di rumah MS, lanjut Marlinda, Yuli dititipkan di sana sementara dirinya kembali ke kampung halaman. "Jumat lalu saya kembali ingin bertemu Yuli namun dia tidak ada. Selanjutnya Senin kemarin lapor ke Polres Bogor namun Yuli tidak ada," katanya.
Marlinda juga terkejut mendengar kabar di media massa kalau Yuli telah dijemput ayahnya yang baru datang dari Maluku. Marlinda merasa bingung apakah memang benar suaminya yang menjemput atau orang lain yang mengaku-aku.
"Dia dapat uang dari mana dan siapa yang mengongkosi saya enggak punya famili di Jakarta. Saya mau tunggu di Komnas HAM berharap bisa bertemu Yuli," katanya.
Sementara itu, Komisioner Komnas HAM Natalius Mbai mengatakan pihaknya akan menyelidiki terlebih dahulu keberadaan Yuli saat ini. "Kita terima laporannya nanti kita cari tahu kita selidiki ke Polres Bogor perihal keberadaan Yuli," tuturnya. (mdk/ded)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya