Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sulit buka brankas, penggeledahan rumah Fuad Amin lama

Sulit buka brankas, penggeledahan rumah Fuad Amin lama Rumah Fuad amin digeledah KPK. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Terhitung sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 19.30 WIB, beberapa anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menggeledah rumah Ketua DPRD Bangkalan, Madura, Jawa Timur, KH Fuad Amin Imron di Jalan Kupang Jaya Nomor 2-4, Surabaya, Kamis (4/12), masih berlangsung.

Informasinya, lamanya proses penggeledahan di rumah mantan Bupati Bangkalan selama dua periode itu, karena KPK kesulitan membuka lemari besi yang ada di dalam bangunan berantai dua tersebut.

"Masih belum selesai. Sepertinya masih lama, karena kesulitan membuka brankas," ucap salah satu petugas di balik pagar rumah Fuad Amin Imron singkat.

Sementara dari pantauan di lapangan, mobil Kijang Inova Nopol W 1408 RM, sejak pukul 16.10 WIB tadi, terlihat beberapa kali keluar masuk halaman rumah.

Kali pertama keluar, mobil warna hitam tersebut membawa satu tas ransel berukuran besar, namun setelah sekitar 30 menit, mobil tersebut kembali dan beberapa saat kemudian kembali keluar dan kembali lagi.

Informasinya, mobil tersebut hendak mencari tukang kunci untuk membuka brangkas milik Ra Fuad, sapaan akrab Fuad Amin Imron. Ada dua orang tukang kunci yang dibawa anggota KPK masuk ke dalam rumah. Dan hingga pukul 19.30 WIB, mereka masih berada di dalam rumah.

Di halaman rumah Ra Fuad sendiri, selain Kijang Inova hitam Nopol W 1408 RM, yang dibawa KPK, juga terparkir mobil jenis dan warna yang sama Nopol L 903 JB, dan satu unit motor Honda Supra X Nopol L 3908 WB.

Sementara Ketua RT VI/RW II, Kupang Jaya, Sukardi yang diminta ikut mengawasi proses penggeledahan KPK, membenarkan penemuan brankas yang terletak di ruang sisi timur rumah ayah kandung Bupati Bangkalan periode 2013/2018, Maimun Ibnu Fuad atau Ra Momon itu.

"Di dalam ada tujuh orang yang melakukan penggeledahan. Semua kamar sudah diperiksa, ada berada tadi, banyak kok, wong rumahnya besar. Mereka (KPK) menemukan brankas di ruangan sisi timur. Tapi tidak bisa dibuka dan sudah memanggil tukang kunci," kata Sukardi.

Diberitakan sebelumnya, pasca-penangkapan Ra Fuad dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada Selasa dini hari (2/12) lalu, hari ini (4/12), selain menggeledah beberapa rumah Ra Fuad di Bangkalan dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian, KPK juga menggeledah rumah Ra Fuad, yang sempat dijadikan posko pemenangan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di Surabaya itu.

Dan sejak pukul 09.00 WIB, hingga berita ini diturunkan, beberapa anggota KPK masih berada di dalam rumah Ra Fuad. Terhitung sudah hampir 12 jam berlalu, KPK masih sibuk di dalam rumah. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP