Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sukmawati sebut 'Ibu Indonesia' rangkuman puisi yang diterbitkan pada 2006

Sukmawati sebut 'Ibu Indonesia' rangkuman puisi yang diterbitkan pada 2006 Sukmawati Soekarno putri. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Sukmawati Soekarnoputri mengatakan puisi yang dibacakan dalam acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week 2018 berjudul 'Ibu Indonesia' adalah salah satu kumpulan puisi yang diterbitkan pada 2006. Judul buku tersebut yaitu 'Ibu Indonesia'.

"Puisi 'Ibu Indonesia' adalah kumpulan puisi Ibu Indonesia yang telah diterbitkan 2006," kata Sukmawati di Restoran Warung Daun, Jakarta Pusat, Rabu (4/4).

Dia menjelaskan puisi tersebut adalah bentuk dari refleksi keprihatinan. Terkait rasa wawasan kebangsaan dan dirangkum untuk menarik perhatian anak-anak bangsa untuk tidak melupakan jati diri Indonesia.

"Puisi Ibu Indonesia ini ditulis sebagai refleksi dari keprihatinan saya tentang rasa wawasan kebangsaan dan saya rangkum semata-mata untuk menarik perhatian anak-anak bangsa untuk tidak melupakan jati diri Indonesia asli," ungkap Sukmawati.

Kemudian kata dia, puisi tersebut adalah bentuk dari upaya mengekspresikan melalui suara kebudayaan. Dari puisi tersebut, kata dia tergerak untuk memahami islam nusantara.

"Saya pun tergerak oleh cita-cita untuk semakin memahami masyarakat Islam nusantara yang berkemajuan sebagai cita-cita bung Karno. Dalam hal ini Islam yang bagi saya begitu agung, mulia dan indah," tambah Sukmawati.

Dia juga menjelaskan puisi tersebut adalah bentuk dari penghargaan untuk ibu pertiwi. Yang selalu rukun dan damai.

"Puisi itu juga merupakan bentuk penghormatan saya terhadap Ibu Pertiwi Indonesia yang begitu kaya dengan tradisi kebudayaan dalam susunan masyarakat Indonesia. Begitu berbhineka namun tetap tunggal ika," ungkap Sukmawati.

Diketahui sebelumnya, puisi yang berjudul Ibu Indonesia dibacakan Sukmawati Sukarno Putri dalam acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week 2018 menui pro dan kontra.

Sukmawati dilaporkan oleh dua orang sekaligus. Mereka adalah seorang pengacara bernama Denny Adrian Kushidayat, dan politisi Partai Hanura, Amron Asyhari.

Denny mengaku mewakili umat Islam dalam membuat laporan karena menilai Sukmawati dalam puisinya sudah melecehkan dan menghina umat Islam. "Kalimat pembuka itu syariat Islam disandingkan dengan sari konde, itu enggak pantas. Kalau saya harus jujur dia lebih parah dari Ahok," ujar Denny di Markas Polda Metro Jaya, Selasa (3/4).

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP