Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sudah berizin, polisi kawal aksi warga Cileungsi tolak sampah DKI

Sudah berizin, polisi kawal aksi warga Cileungsi tolak sampah DKI Aksi warga Cileungsi menolak truk sampah DKI ke Bantar Gebang lewat daerah mereka. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Demonstrasi yang dilakukan oleh Warga Cileungsi dan beberapa Ormas dan LSM berlangsung aman dan tertib. Demo yang menuntut agar truk sampah DKI Jakarta tidak melintasi yang kawasan Cileungsi ini telah mendapat izin dari kepolisian setempat.

"Mereka sudah meminta izin pada hari Jumat (30/10) lalu. Silakan beraspirasi, aspirasi itu hak mereka," ujar Kapolsek Cileungsi, Kompol Mujianto kepada merdeka.com saat ditemui di Prapatan Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Senin (02/11).

Mujianto mengonfirmasi jika orasi yang mereka lakukan adalah untuk menolak truk sampah DKI yang melintasi kawasan Cileungsi.

"Mereka menolak truk sampah DKI, karena masalah bau dan penyakit. Apalagi sedang dilakukan pengeboran, dan sehingga sering terjadi antrean panjang. Antrean panjang ini bikin bau dari air yang menetes dari truk, " paparnya.

Aksi orasi ini mendapat pengamanan dari Polsek Cileungsi dan dibantu oleh Satpol PP. Pengamanan ini dijaga oleh 50 orang polisi dan 15 Satpol PP.

"Kita akan lakukan pengamanan ini sampai 7 hari ke depan, " ucap Mujianto.

Orasi ini dilakukan oleh masyarakat Cileungsi dan beberapa gabungan Ormas dan LSM, Yykni LSM Penjara (Pemantau Kerja Aparatur Negara) Bogor, Ormas Pemuda Pancasila, Laskar Merah Putih, Karang Tarakan seluruh Bogor Timur dan Tokoh Masyarakat.

Hingga siang ini, pihak kepolisian masih terus mengawal pengamanan aksi orasi ini.

(mdk/ren)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP