Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sudah Berhari-hari Banjir di Samarinda Tidak Kunjung Surut

Sudah Berhari-hari Banjir di Samarinda Tidak Kunjung Surut Banjir Samarinda. ©2020 Merdeka.com/Saud Rosadi

Merdeka.com - Sudah empat hari berlalu, banjir masih merendam ribuan rumah warga di Samarinda, Kalimantan Timur. Lebih dari 35 ribu jiwa menjadi korban. Banjir tahun ini berbeda dengan banjir sebelumnya, yang juga bertepatan momen lebaran Idulfitri. Mengingat saat ini masih pandemi corona.

"Banjir tahun ini sangat berbeda, dari banjir-banjir sebelumnya. Walaupun tahun lalu juga Idulfitri, tapi tahun ini juga masih pandemi corona," kata Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang saat meninjau posko darurat di Jalan KH Wahid Hasyim, Selasa (26/5).

Jaang menerangkan, corona berimbas menurunkan daya beli masyarakat Samarinda. Bahkan, warga ada yang tidak lagi bekerja. "Ditambah lagi banjir, jadi kita bisa menyadari," ujar Jaang.

"Semoga dengan banjir ini membersihkan kota Samarinda dari Covid-19, membersihkan dari keangkuhan manusia, kesombongan manusia. Mudah-mudahan 1-2 minggu ke depan, Covid-19 sudah habis di Samarinda. Sehingga kita bisa bekerja kembali dengan normal," sebutnya.

Data terbaru dari relawan yang diolah BPBD Kota Samarinda, siang ini banjir merendam 167 RT di empat kecamatan. Terparah ada di kecamatan Samarinda Utara, Sungai Pinang, serta kecamatan Samarinda Ulu.

"Tercatat ada 9.185 kepala keluarga, atau sekitar 36.740 jiwa terdampak banjir di 11 kelurahan. Data sampai siang ini terus diperbaharui," terang salah satu koordinator relawan Info Taruna Samarinda (ITS) Joko Iswanto dikonfirmasi terpisah.

Diketahui, banjir akibat hujan Jumat (22/5) dini hari selama 7 jam, hingga jelang siang. Banjir di utara kota Samarinda, mengalir deras ke Bendung Benanga di Lempake. Imbasnya, tinggi muka air (TMA) Bendung Benanga mencapai 107 cm di level merah, dan meluapkan Sungai Karang Mumus. Imbasnya, ribuan rumah di bantaran sungai di 3 kecamatan terendam hingga 1 meter. Menilik banjir saat lebaran 2019 lalu, 56 ribu jiwa jadi korban banjir selama 2 pekan.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP