Sudah ada korban DBD meninggal, Kadinkes ogah Sumsel ditetapkan KLB
Merdeka.com - Penetapan Provinsi Sumsel sebagai kejadian luar biasa (KLB) demam berdarah dengue (DBD) yang dikeluarkan Menteri Kesehatan RI Nila Moelok baru-baru ini, langsung mendapat respons dari pemerintah setempat. Dinas Kesehatan Sumsel menolak penetapan status tersebut dengan alasan jumlah penderitanya belum signifikan.
Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lesty Nuraini mengungkapkan, meski beberapa daerah sudah terdapat kasus DBD dan beberapa di antaranya meninggal dunia, pihaknya belum melaporkan ke Kemenkes kategori DBD sebagai KLB. Namun, dia tidak memungkiri ada dua daerah yang sudah menetapkan sebagai KLB DBD.
"Tidak benar itu (KLB), Sumsel belum KLB DBD. Baru dua yang sudah sementara ini, Lubuk Linggau dan Ogan Komering Ilir," ungkap Lesty, Jumat (5/2).
Menurut dia, kategori KLB belum pantas ditujukan ke Sumsel. Sebab, dari 17 kabupaten/kota di provinsi itu, baru dua daerah yang banyak penderita DBD.
"Belum bisa, kita ada 17 kabupaten dan kota, 15 daerah masih normal," ujarnya.
Dijelaskannya, berdasarkan data tertanggal 21 Januari 2016, terdapat 183 pasien DBD di Lubuk Linggau, tiga di antaranya meninggal dunia. Sedangkan pada tahun 2015 hanya terdapat sebelas pasien DBD di kota itu.
Sementara di Ogan Komering Ilir, penderita DBD awal tahun ini sebanyak 145 orang, sedangkan pada tahun lalu hanya 68 orang per Januari.
"Memang sudah meningkat, tapi belum signifikan," tukasnya.
Sebelumnya, Kasi Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sumsel Mulyono mengatakan, hingga Januari 2016 setidaknya 452 warga penderita DBD, sembilan di antaranya meninggal dunia.
Ke sembilan korban tersebut berasal dari Kota Lubuk Linggau tiga orang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (2), Palembang, Lahat, Banyuasin, dan Pagaralam yang masing-masing satu korban.
Sementara penderita DBD yang sedang dirawat di rumah sakit berasal yakni di OKI sebanyak 103 orang, Lubuk Linggau (103), Musi Banyuasin (100), Palembang (91), Banyuasin (28), Pagaralam (14), dan Lahat (13). (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya