Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sudah 5 Hari, 53 Siswa SMPN 1 Perak Kesurupan Massal

Sudah 5 Hari, 53 Siswa SMPN 1 Perak Kesurupan Massal Kesurupan Massal di SMAN 1 Perak Alami. ©2019 Merdeka.com/Erwin Yohanes

Merdeka.com - Sejumlah siswa SMPN 1 Perak, Desa Kalangsemanding, Kecamatan Perak, Jombang mengalami kesurupan massal di sekolahnya. Kejadian kesurupan ini sendiri sudah terjadi selama 5 hari berturut-turut.

Kepala Sekolah SMPN 1 Perak, Kiswari menuturkan, berbagai macam cara sudah dilakukan guna mengatasi masalah kesurupan massal yang terjadi di sekolahannya. Hingga hari ini dilakukan pengobatan dengan cara ruqyah.

"Kita datangkan tim ruqyah guna pengobatan pada siswa yang kesurupan. Semua siswa yang kesurupan juga kita datangkan dengan didampingi oleh masing-masing wali murid," kata Kiswari, Kepala SMPN 1 Perak, Selasa (19/11).

Ia mengatakan, selama kegiatan ruqyah, aktivitas kegiatan belajar mengajar tetap aktif dan tidak libur. Kata Kiswari, sedikitnya ada 53 siswa dan siswi dari kelas VII, VIII dan XI yang mengalami kesurupan.

"Harapannya, melalui Ruqyah ini siswa yang kesurupan bisa pulih dan kembali melakukan aktivitas belajar dengan normal. Sebab, selama beberapa hari siswa kesurupan, kegiatan belajar di sekolah terganggu," ujarnya.

Ada yang Menari hingga Teriak

Ia menambahkan, peristiwa kesurupan massal yang dialami para siswanya sudah terjadi sejak empat hari berturut-turut dan memasuki hari kelima. Pihak sekolah menduga, kerasukan massal ini disebabkan karena ada salah satu gedung sekolahan yang dibongkar guna dilakukan perehapan ulang.

Ruqyah sendiri dilakukan oleh praktisi dari Jam'iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Pondok Pesantren Sunan Kalijaga, Desa Ngudirejo, Kecamatan Diwek, Jombang. Setelah dibacakan doa-doa, setiap siswa diberi sebotol air mineral yang telah dicampur ramuan khusus. Terlihat sejumlah orangtua siswa dan guru mendampingi proses tersebut.

Begitu ruqyah dilakukan, para siswa-siswi menjerit dan menangis sambil teriak kepanasan. Pihak guru serta tim ruqyah sempat kuwalahan guna menenangkan para siswa yang meronta sambil gulung-gulung. Ada yang menari, ada yang seperti harimau serta ada pula yang tertawa-tawa sendiri.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP