Suasana Haru Menyelimuti Kremasi Aktivis HAM HS Dillon
Merdeka.com - Perabuan jenazah almarhum Harbrinderjit Singh Dillon atau HS Dillon dilaksanakan secara upacara militer di Krematorium Taman Mumbul, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (17/9). Suasana haru meliputi prosesi kremasi. Para kerabat dan sahabat terlihat berlinang air mata atas kepergian alamarhum HS Dillon.
Wakapolda Bali Brigjen Pol I Wayan Sunartha selaku Irup menuturkan almarhum H.S Dillon adalah sosok yang pantas mendapatkan penghargaan Bintang Jasa Pratama serta penghargaan Bintang Mahaputera Utama, karena almarhum telah berjasa besar terhadap bangsa dan negara Indonesia.
"Almarhum juga layak meraih penghargaan Global Award dari Priyadarshni Academy di Mumby sebagai keturunan India, yang berkontribusi bagi negara yang ditinggalkannya," ujarnya.
Sementara Harysetyaka Singh Dillon yang merupakan putra sulung dari almarhum HS Dillon menyampaikan, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan kemudahan dalam kremasi ayahanda.
"Kami berterima atas kemudahan yang diberikan. Kami masih (akan) melakukan prosesi di Jakarta. Namun untuk waktu masih kami rundingkan dengan keluarga besar," kata Harysetyaka.
Sementara untuk abu HS Dillon apakah akan disemayamkan ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, pihaknya juga akan merundingkan dengan keluarga besar.
"Itu juga akan kami putuskan kemudian. Harapan kita kami diberi ruang dan waktu untuk berkabung. Ini kan adalah musibah yang menimpa keluarga dan dalam anggota keluarga kami saling menguatkan," ujarnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya