Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Suap panitera PTUN Medan, OC Kaligis pakai uang pribadi USD 2.500

Suap panitera PTUN Medan, OC Kaligis pakai uang pribadi USD 2.500 Sidang OC Kaligis. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Sidang lanjutan pengacara kondang Otto Conelis (OC) Kaligis atas dugaan suap hakim PTUN Medan, kembali di gelar hari ini, Kamis, (1/10). Dalam sidang kali ini, istri mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Puko Nugroho, Evy Susanti kembali dihadirkan sebagai saksi.

Dalam persidangan terungkap OC Kaligis sempat terlebih dulu menggunakan uang pribadinya USD 2.500 untuk diberikan kepada panitera sekaligus sekretaris PTUN Medan Syamsir Yusfan yang kala itu sedang menangani perkara kasus korupsi dana bantuan sosial (Bansos) dan Dana Bantuan Daerah Bawahan (BDB) Provinsi Sumatera Utara.

Itu diketahui melalui percakapan via telepon antara OC Kaligis dengan Evy pada tanggal 3 Juli lalu yang didengarkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Dari telepon tersebut, Evy terdengar mengkonfirmasi ke OC Kaligis mengenai fee lawyer sebesar USD30.000 untuk dirinya yang telah diberikan. Berikut isi percakapan antara Evy dengan OC Kaligis tersebut:

Evy: Saya sudah kasihkan uangnya pak.

OC Kaligis: Nanti pagi-pagi berangkat saya, jemput ya.

Evy: Saya sudah kasihkan uangnya pak.

OC Kaligis: Sudah sudah. Nanti kalo paniteranya (Syamsir Yusfan) minta 2.500 dolar (USD) saya bayarin saja dulu, yang tadi. Hari Selasa ya"

Usai mendengarkan bukti rekaman itu, JPU KPK bertanya pada Evy soal percakapan dengan OC Kaligis.

"Saya di sini iya-iya saja pak. Kan dipercakapan itu, beliau mau bayarkan untuk panitera, saya iya saja. Kan Kaligis lebih tahu apa yang dilakukan. Saya melaporkan yang USD 30.000," jawab Evy.

Ketua Majelis Hakim Sumpeno pun turut bertanya, "Tadi di depan hanya USD 30.000 tapi ternyata dalam rekaman ada USD 2.500. Apa ada tambahan?," tanya Hakim Sumpeno.

Evy membenarkan. "Iya, awalnya kan saya melaporkan ke Kaligis bahwa yang USD 30.000 sudah diserahkan ke kantor. Ada USD 2.500, saya iya saja karena Pak Kaligis lebih tahu apa yang dilakukan," jawab istri muda Gatot itu.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP