Suami pukuli Arsini yang hamil 7 bulan bak hajar maling
Merdeka.com - Belum setahun Komang Arsini Setiani (18) dinikahi Putu Jodi Purbela (19) asal Banjar Telembe, Desa Batur Kintamani Bangli. Kini rumah tangga mereka menuju perceraian.
Arsini, melaporkan suaminya dan meminta untuk cerai setelah dihajar hingga wajahnya lebam. Bahkan nampak bagian matanya membiru dan mulutnya nyonyor.
"Apa saya jadi istrinya dia bisa bisa seenaknya pukuli saya seperti ini. Ya ampun pak dia pukuli saya seperti mukulin musuh atau maling, apa salah saya?" Tangis Arsini di hadapan polisi, Minggu petang (1/2) di Polres Bangli, Bali.
Entah apa yang membuat Jodi kalap memukuli istrinya yang hamil 7 bulan. Kabarnya, saat itu pelaku datang menemui istrinya dan meminta istrinya melepaskan cincin kawin.
"Dia minta cicin kawin yang saya pakai. Saya serahkan tetapi dibuang di semak-semak. Saya berusaha mencari, karena tidak ketemu saya kesal dan cari dia, saya pukul dengan bantal. Tetapi dia malah mukuli saya seperti ini," curhat Arsini.
Kasat Reskrim Polres Bangli AKP I Nyoman Sukanada membenarkan adanya laporan kasus KDRT itu.
"Korban datang bersama orang tuanya melapor ke Polres Bangli. Laporan tentang penganiayaan yang dilakukan oleh suami korban, kita sudah lakukan tindakan awal dengan ambil visum," kata Sukanada.
(mdk/ian)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya