Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Strategi Polisi Amankan Gelaran MotoGP Mandalika 2022

Strategi Polisi Amankan Gelaran MotoGP Mandalika 2022 Ilustrasi. ©2021 AFP/BAY ISMOYO

Merdeka.com - Polisi menyiapkan sejumlah strategi dalam mengamankan pagelaran MotoGP Mandalika 2022. Di antara strategi tersebut adalah penambahan personel pengamanan di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Jadi kita ada penambahan dua kompi personel brimob dari Polda Jawa Timur dan Polda Bali," kata Kepala Biro Operasional Polda NTB Komisaris Besar Polisi Imam Thobroni di Mataram, Selasa (11/1). Dikutip dari Antara.

Dengan adanya penambahan, estimasi jumlah personel pengamanan untuk ajang balap MotoGP pada Maret 2022 meningkat menjadi 3.200 orang dari sebelumnya 3.000 orang.

"Nanti kalau pramusim (Februari 2022) itu kan tanpa penonton, 1.200 personel kita terjunkan. Untuk di acara MotoGP, Maret, mungkin jadi 3.200 orang," ujarnya.

Perihal penambahan personel pengamanan ini, Polda NTB telah mengoordinasikan kepada Komandan Lapangan MotoGP Mandalika Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto.

Termasuk dasar penambahan personel yang menyesuaikan perkiraan jumlah penonton dalam perhelatan MotoGP sebanyak 100 ribu orang dengan kapasitas harian 65 ribu.

Dari hasil koordinasi dengan Komandan Lapangan MotoGP Mandalika, Imam menyampaikan bahwa Polda NTB telah mendapatkan amanah untuk tetap bertanggung jawab dalam hal pengamanan.

"Jadi kita tetap konsentrasi di bidang pengamanan," ucap dia.

Sementara itu, Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery I Cahyono menyatakan pengamanan sudah mulai dilakukan sebelum balapan pada 11-13 Februari 2022.

"Pengamanan telah kami persiapkan mulai dari sekarang," katanya.

Pembangunan sarana prasarana persiapan motoGP telah mulai dikerjakan, sehingga pengamanan telah mulai diterapkan di beberapa titik untuk mendukung balap motor mondial itu.

"Pembangunan sarana dan prasarana motoGP telah dimulai, sehingga pengamanan juga telah dilakukan," katanya.

Oleh sebab itu, ia mengimbau masyarakat semua mendukung dan mensukseskan kegiatan itu dengan menjaga kondusif dan kenyamanan di Lombok Tengah.

"Kalau daerah ini aman, tentu ajang MotoGP akan bisa terlaksana secara aman dan lancar seperti ajang WSBK tahun lalu," katanya.

"Patroli juga terus dilakukan semua Polsek jajaran untuk mengantisipasi semua gangguan kamtibmas baik itu kasus curat, curas dan curanmor," katanya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP