Stok Tabung Oksigen di Palembang Mulai Langka
Merdeka.com - Sama seperti di beberapa daerah di pulau Jawa, stok tabung oksigen di Palembang mulai mengalami kelangkaan. Pengguna tabung oksigen sejauh ini terbanyak warga terpapar Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri.
Kelangkaan salah satunya diungkapkan Tri, pegawai toko alat kesehatan Amifa Media Indonesia di Jalan Sudirman Palembang. Menurut dia, stok tabung oksigen berkapasitas 1-1,5 kubik kosong sejak tiga hari lalu.
"Sudah tiga hari tidak ada stok lagi, semuanya habis dan belum ada pasokan sampai sekarang," ungkap Sri, Selasa (6/7).
Dikatakan, kondisi itu baru pertama kali terjadi selama masa pandemi. Biasanya toko itu menyiapkan 60 tabung dalam satu bulan dan pengiriman lancar sesuai pesanan.
"Baru ini susah pasokan, sebelumnya tidak pernah sama sekali, stok aman-aman saja," ujarnya.
Selama stok masih ada sebelum tiga hari yang lalu, konsumen yang membeli tabung oksigen adalah warga yang keluarganya menjalani isolasi mandiri. Harganya saat itu masih stabil, tabung ukuran 1 kubik dijual Rp1,3 juta dan tabung sekali pakai seharga Rp60 ribu.
"Tabung oksigen jenis Oxycan saja sudah habis semua. Kebanyakan yang kena Corona tapi isolasi," kata dia.
Meski tabung oksigen langka, layanan isi ulang masih stabil. Isi ulang tabung kapasitas 1 kubik dijual Rp40 ribu dan ukuran 1,5 kubik seharga Rp50 ribu.
"Isi ulang oksigen masih tersedia, hanya tabungnya saja yang susah didapat," terangnya.
Kondisi serupa juga terjadi di gerai alat kesehatan Graha Medika Palembang. Sejak adanya kelangkaan tabung oksigen, permintaan isi ulang oksigen selama sepekan terakhir meningkat drastis.
"Banyak yang cari tabung oksigen, tapi barangnya tidak ada lagi, kami biasanya stok sampai 30 tabung, dalam waktu lima hari saja habis terjual. Yang ada hanya isi ulang, sejauh ini tidak ada kendala," kata salah seorang pegawai, Yuli.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya