Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Stok pupuk aman, petani tak perlu risau meski belum punya Kartu Tani

Stok pupuk aman, petani tak perlu risau meski belum punya Kartu Tani Ilustrasi petani

Merdeka.com - Stok pupuk di Kabupaten Bandung dipastikan aman menghadapi musim tanam rendeng di akhir tahun 2017. Petani diimbau tidak perlu khawatir terkait penyaluran kartu tani yang belum merata.

Manager Komunikasi Perusahaan PT Pupuk Kujang, Ade Cahya menyebut petani yang belum memiliki kartu tani masih dapat membeli pupuk bersubsidi di kios-kios resmi seperti biasa.

"Petani yang belum memiliki kartu tani tidak perlu khawatir, kami menyediakan stok pupuk untuk musim tanam akhir tahun ini," katanya saat dihubungi, Kamis (21/12).

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah petani di Lembang, Kabupaten Bandung Barat kecewa karena distribusi kartu tani tidak merata. Mereka khawatir tidak bisa membeli pupuk bersubsidi untuk kebutuhan tanaman jelang masa panen.

Lebih lanjut, Ade mengungkapkan, stok untuk wilayah Bandung, pupuk urea bersubsidi pada 19 Desember mencapai 4,9 ribu ton, meliputi wilayah Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Kota Bandung dan Kota Cimahi.

Sedangkan stok Pupuk NPK phonska sebanyak 1,6 ribu ton dan pupuk Petroganik sebanyak 459 ton.

Ade memastikan seluruh penyaluran dan pengadaan pupuk bersubsidi akan berjalan lancar dan baik sampai ke tangan petani. Dengan demikian, ketersediaan pupuk tidak menghambat masa tanam tahun ini.

"ketersediaan pupuk urea Jabar-Banten dari gudang produsen hingga distributor dan pengecer bahkan mampu memenuhi kebutuhan petani lebih dari tiga bulan ke depan," terangnya.

Hal itu terlihat dari total stok pupuk urea bersubsidi pada 19 Desember 2017 di gudang lini II produsen dan gudang lini III distributor yang mencapai 105 ribu ton atau 236 persen dari ketentuan stok tiga minggu ke depan.

Ade menambahkan, stok pupuk akan terus bertambah dari produksi dua pabrik sebesar 3.500 ton per hari. Selain itu, stok pupuk NPK phonska tersedia sebanyak 29 ribu ton atau 229 persen dari ketentuan Dinas Pertanian dan pupuk Petroganik sebanyak 6,3 ribu ton atau 154 persen.

Terkait realisasi penyaluran pupuk urea bersubsidi di Jabar-Banten, Ade menyebutkan, hingga 19 Desember 2017, telah mencapai 550 ribu ton.

"Jumlah itu setara dengan 94 persen dari ketentuan Dinas Pertanian sebanyak 587 ribu ton. Jadi, para petani diminta tidak perlu khawatir dalam memasuki musim tanam rendeng ini," pungkasnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP