Stok Logistik Korban Banjir Terisolir di Lebak, Cuma Cukup untuk Dua Hari
Merdeka.com - Kecamatan Sajira menjadi salah satu kecamatan terparah terdampak banjir bandang di Kabupaten Lebak. Ribuan warga yang tinggal di bantaran sungai Ciberang mengungsi, dan tinggal di posko pengungsian yang disediakan oleh pemerintah setempat. Bahkan di Kecamatan tersebut terdapat tiga kampung yang terisolir akibat jembatan putus, yang dihuni oleh ribuan warga.
Indra Sasmita salah seorang anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) mengungkapkan stok logistik yang ada diposko tersebut diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan pengungsi selama dua hari ke depan.
"Beras ada 20 karung lagi, mie instan 35 dus, air mineral 20 dus lauk pauk 40 dus serta kurang lebih 10 karung pakaian layak," Kata Indra di Posko Bersama di Gedung PGRI Kecamatan Sajira, Kamis (2/1).
Indra mengatakan, bantuan tersebut didapat dari berbagai instansi, seperti BNPB, Kemensos RI, serta dari beberapa organisasi lain.
"Diutamakan khusus untuk desa yang terisolir seperti Sukajaya, Calung Bungur dan Bungur Mekar, soalnya banyak jembatan yang putus jadi susah terakses oleh para relawan di luar kami, kalo yang mudah terakses kan dari tadi juga banyak terlihat para relawan yang langsung ke TKP,"ujarnya.
Indra dapat memastikan semua desa yang terdampak sudah tersalur logistik. Antisipasi dari kekurangannya logistik sendiri, pihaknya telah berkomunikasi dengan Kemensos serta BNPB pusat. Indra mengimbau bagi siapapun yang akan mengirim bantuan, agar dipastikan penyalurannya.
"Bagus sebenarnya, kalaupun mau langsung ke masyarakat, tapi khawatir ada yang tidak terjangkau kan kasihan," katanya.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya