Stasiun Kereta Api Bandung berhenti beroperasi akibat banjir
Merdeka.com - Hujan deras mengguyur Kota Bandung menyebabkan sejumlah titik tergenang air. Genangan bahkan sempat terjadi di Stasiun Kereta Api (KA) Bandung. Akibatnya, operasional transportasi massal tersebut sempat terhenti sementara.
"Dengan ketinggian air lebih kurang 50 sentimeter, demi keselamatan perjalanan kereta api sempat tertahan di beberapa stasiun seperti Kiaracondong," kata Humas PT KAI Daop II Bandung Ilud Siregar, Minggu (13/11).

Dia melanjutkan, kereta Serayu jurusan Bandung- Pasar Senen dan Bandung- Purwokerto tertahan di sinyal masuk arah Ciroyom dan Cikudapateuh. Selain itu, kereta KRD jurusan Ciroyom-Cicalengka dan Padalarang-Bandung tertahan di Cimindi dan Cikudapateuh.
Dia menambahkan, untuk kereta jurusan Pasar Senen terlambat 125 menit, sedangkan jurusan Purwokerto terlambat 45 menit. Pihaknya tidak akan memberangkatkan kereta sebelum air surut.
"Kita kondisikan aman dulu. Setelah surut, kita lihat dulu jalurnya. Kereta akan kita berangkatkan setelah kondisi sudah aman," ujarnya.
Akibat peristiwa itu, pihaknya menerjunkan sejumlah petugas untuk membuang air ke saluran. Belasan petugas terlihat memperlancar saluran air dengan membersihkan sampah dan material seperti lumpur dan batu.
Meski begitu, menurut Ilud, saat ini tidak ada pembatalan keberangkatan kereta. Sore ini genangan air di Stasiun Bandung berangsur surut. "Air sudah mulai surut, kita pun terus berupaya memperlancar salurannya (air)," katanya. (mdk/che)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya