Stasiun agen BBM di Malinau terbakar, 1 orang terluka
Merdeka.com - Kobaran api menghanguskan stasiun Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) di Jalan Duyan, Malinau, Kalimantan Utara, Kamis (19/4) sore. Satu rumah warga ikut terbakar, seorang warga pun menderita luka bakar.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.45 WITA. Stasiun APMS Beringin Jaya diketahui milik Muhammad Abdul Kadir (70), warga Malinau.
Sebelumnya, sekitar pukul 13.00 WITA, di APMS dilakukan pengisian BBM jenis premium 90 ton, dan minyak tanah 75 ton dari kapal landing craft tank (LCT) Prima Kencana ke dalam drum di APMS.
"Sekitar jam 15.45 sore, sudah terisi 50 drum bensin dari LCT. Tiba-tiba, selang bensin yang dipegang petugas APMS, mengeluarkan percikan api," kata Kapolres Malinau AKBP Bestari Hamonangan Harahap dikonfirmasi merdeka.com.
Percikan api terus membakar drum berisi bensin. Salah satu petugas pengisian, sempat berusaha memadamkan api, menggunakan alat pemadam ringan. "Tapi api semakin membesar. Sehingga pekerja di lokasi berlarian menyelamatkan diri," ujar Harahap.
Bersamaan dengan kencangnya tiupan angin, api terus berkobar dan menyambar rumah kayu, yang berada di samping APMA. "Ikut membakar 1 rumah warga atas nama Hamid," tambah Harahap.
Pascakejadian, kobaran juga belakangan diketahui ikut melukai karyawan APMS, yang mengalami luka bakar di bagian tubuhnya. "Korban ini mengalami luka bakar di kaki dan tangan. Sekarang dirawat di RSUD Malinau," terang Harahap.
Sejauh ini, lanjut Harahap, kerugian belum bisa dirinci. Kobaran api sendiri, baru berhasil dipadamkan sore tadi. "Petugas pemadam yang turun gabungan ya. Dari tim pemadam bandara RA besing Malinau, 3 unit PMK malinau, milik Brimob juga, serta dari Polres Malinau. Dibantu juga dari TNI dan masyarakat sekitar," jelasnya lagi.
Kasus itu kini ditangani Satreskrim Polres Malinau. Polisi terus memeriksa keterangan saksi-saksi sebelum dan saat kejadian.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya