STAIN Solo ancam pecat KF jika terbukti terlibat aksi terorisme
Merdeka.com - Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Solo mengancam akan mengeluarkan KF dari kampus jika terbukti terlibat dalam aksi terorisme. KF akan di drop out (DO) atau dikeluarkan dari kampus yang berada di Kecamatan Kartasura, Sukoharjo tersebut jika secara hukum terbukti bersalah.
Wakil Rektor III STAIN Solo, Syamsul Bahri mengatakan, KF masih tercatat sebagai mahasiswa jurusan Perbankan semester 8 di kampusnya. Pihaknya akan terus memantau kasus yang menimpa pria yang ditangkap di Walikukun, Ngawi beberapa hari lalu itu. Jika sudah terbukti atau diputus bersalah maka pihaknya akan memberikan sanksi tegas.
"Kami masih memantau perkembangan kasus ini. Dan pasti akan memberikan sanksi DO bila dia terbukti terlibat dalam jaringan kelompok teroris," ujar Syamsul Bahri, saat ditemui, Selasa (13/12).
Syamsul Bahri mengatakan, selama ini pihaknya sudah memberlakukan aturan ketat terhadap sekitar 12.000 mahasiswa STAIN agar tidak terpengaruh faham radikal. Kendati demikian, pihaknya merasa kesulitan jika harus memantau satu per satu aktivitas para mahasiswa, terutama saat berada di luar kampus.
"Tentu sulit memantau sekian banyak mahasiswa, apalagi kalau sudah di luar kampus. Kami menentang keras faham radikal yang tumbuh di dalam kampus," tegasnya.
KF ditangkap tim Densus 88 Anti Teror tak jauh dari kediaman orang tuanya di Desa Walikukun, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur pada Minggu (11/12). Usai menangkap KF, keesokan harinya Tim Densus 88 menggeledah indekos KF di Kelurahan Keputren, Kartatsura dan mengamankan sejumlah barang bukti.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya