Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Staf penerima paket di Kedubes Prancis kembali bekerja

Staf penerima paket di Kedubes Prancis kembali bekerja ilustrasi

Merdeka.com - Dua staf Kedutaan Besar (Kedubes) Prancis yang menerima paket misterius diduga berisi virus antraks saat ini telah kembali bekerja. Hal ini menyusul pengumuman polisi soal tidak adanya virus antraks dalam paket itu.

"Sebelumnya sambil menunggu keterangan (polisi), mereka diisolasi di tempatnya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (25/4).

Kedubes Prancis dikirimi paket misterius yang berisi bubuk dengan tulisan antraks di dalamnya pada Senin (23/4). Paket yang ditujukan untuk Kedubes Prancis tersebut dikirim melalui pos.

Paket tersebut diterima dua orang staf kedutaan, Fabien dan Ghilain. Akibatnya, kedua staf kedubes itu tak diperbolehkan meninggalkan kantor Kedubes Prancis hingga ada informasi resmi dari polisi soal paket misterius itu.

Namun, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan Gegana Polri bekerjasama dengan tim laboratorium Institut Pertanian Bogor (IPB), hal itu tidak terbukti. Paket misterius itu dinyatakan negatif antraks. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP