Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sriyana jadi korban tewas insiden crane, keluarga gelar salat gaib

Sriyana jadi korban tewas insiden crane, keluarga gelar salat gaib Keluarga Sriyana Marjo Sihono gelar salat gaib. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Keluarga Sriyana Marjo Sihono jamaah haji asal Yogyakarta yang menjadi korban jatuhnya crane di Masjidil Haram menggelar salat gaib di rumah duka, Sidokarto, Godean, Sleman, Senin (14/9). Salat gaib itu digelar untuk menyalatkan jenazah Sriyana yang akan dimakamkan di Mekkah.

Sepupu korban, Muhammad Fauzan menjelaskan dilakukan berjamaah dan akan diimami olehnya sendiri.

"Setelah salat luhur ini berjamaah di sini, lalu salat gaib, imamnya saya sendiri," katanya di rumah duka, Senin (14/9).

Fauzan menjelaskan Sriyana merupakan tokoh yang dipanuti oleh masyarakat sekitar. Korban merupakan Ketua Takmir Masjid An-Nasr dan kerap mengisi pengajian di kampungnya.

"Dia kalau sehari-hari kan guru. Tapi juga aktif sebagai Ketua Takmir Masjid An-Nasr. Juga suka ngisi pengajian di masjid dan di luar kampung tokoh masyarakat," tambahnya.

Kepala Kemenag Sleman, Muhammad Lutfi yang datang dalam salat gaib menjelaskan dirinya mendapat kabar meninggalnya Sriyana jemaah haji asal Sleman pada kemarin malam. Dia pun juga memberikan informasi kepada keluarga Sriyana jika jenazah korban akan dimakamkan di sana.

"Meninggalnya bapak Sriyana yang bersangkutan ikut kena musibah crane yang jatuh. Aturan dari Arab Saudi tidak boleh pulang. Semua yang meninggal di Arab Saudi dimakamkan di sana," tandasnya. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP