Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sri Mulyani akui terbitkan surat buat selamatkan TPPI

Sri Mulyani akui terbitkan surat buat selamatkan TPPI Sri Mulyani. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Mantan Menkeu Sri Mulyani mengakui keluarkan surat yang menjadi rujukan SKK Migas menunjuk langsung PT TPPI untuk menjual Kondensat milik negara. Namun kata dia, kebijakan itu lahir berdasarkan pertimbangan untuk menyelamatkan PT TPPI yang sedang mengalami kendala keuangan.

"Nota dinas yang disusun Menkeu berdasarkan kajian PT TPPI dalam kondisi keuangan yang tidak baik," ujar Direktur Pelaksana Bank Dunia ini seusai diperiksa 8 jam lebih oleh Bareskrim di Kemenkeu, Jl. Wahidin Raya, Jakarta Pusat, Senin (8/5).

"Pertama ada rapat yang dilakukan oleh Wapres Jusuf Kala waktu itu pada tanggal 21 Mei 2008 yang secara jelas membahas mengenai Petrokimia Tuban yang di dalam pembahasan saya tidak hadir tapi dipimpin oleh Wapres JK dilakukan pembahasan mengenai bagaimana menyelamatkan PT TPPI dengan meminta PT Pertamina memberikan kondensat kepada PT TPPI. Itu pada 21 Mei 2008," imbuh dia.

Lanjut dia, kebijakan itu mempunyai tujuan untuk menjaga kepentingan negara dan memaksimalkan aset PT TPPI dalam mana 50 persen aset tersebut adalah milik negara.

"Bahwa PT TPPI dimiliki sebagian oleh negara, PT Migas milik negara dan Pertamina milik negara maka Menkeu dalam suratnya menetapkan surat tata laksana kondensat antar semua unsur lembaga milik negara tersebut. Tujuannya adalah pertama, menjaga kepentingan negara di mana kewajiban atas kondensat yang dimiliki negara harus dibayar secara lunas. Kedua, pembayaran BBM dalam negeri dilakukan melalui tata kelola yang diatur oleh negara. Ketiga, aset negara bisa dimaksimal termasuk dalam hal ini aset PT TPPI yang 50 persen dimiliki negara," pungkas dia.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP