Spanyol versus Italia, siapa terbaik?
Merdeka.com - Italia melangkah ke final Piala Eropa 2012 setelah menjungkalkan tim favorit Jerman. Mario Balotelli menampilkan permainan terbaiknya sepanjang turnamen dengan dua kali membobol gawang Jerman. Skor akhir 2-1 mengantarkan Italia bertemu juara bertahan Spanyol yang sebelumnya menyingkirkan Portugal melalui adu penalti.
Laga final yang akan digelar di Olympic Stadium, Kiev, Ukraina pada Senin (2/7) dinihari WIB, menjadi pertemuan ke-31 di antara kedua negara. Dari 30 pertemuan sebelumnya, Italia unggul dengan satu kemenangan, Spanyol memenangi sembilan pertandingan sedangkan Italia memenangi 10 pertandingan, dan 11 pertandingan berakhir draw.
Namun jika dilihat dari pertemuan kedua negara dalam lima pertandingan terakhir, termasuk pada pertandingan di babak penyisihan Grup C yangg berakhir imbang 1-1, statistik Spanyol lebih unggul.
Sebuah prestasi unik khusus untuk Mario Balotelli. Jika dia bisa membawa Azzurri menjadi juara, maka dia mengulangi catatan di klubnya Manchester City yang menjadi juara Liga Inggris terakhir kali pada tahun 1968. Italia, terakhir kali memboyong trofi Henry Delauney juga pada tahun 1968 dengan mengalahkan Yugoslavia saat menjadi tuan rumah turnamen.
Dikutip dari berbagai sumber, berikut data dan sejumlah fakta seputar kedua tim:
1. Final antara Spanyol versus Italia akan menjadi pertandingan yang keempat kali antara dua tim yang sebelumnya telah bertemu di babak penyisihan grup. Tiga pertandingan sebelumnya adalah Belanda vs Uni Soviet (1988), Jerman vs Republik Ceko (1996), dan Yunani vs Portugal (2004).
2. Spanyol adalah tim asal Eropa kedua yang mampu tampil dalam tiga partai final turnamen besar secara berurutan (Piala Eropa 2008, Piala Dunia 2010, Piala Eropa 2012). Rekor ini sebelumnya dibuat oleh Jerman Barat yang tampil di Final Piala Eropa 1972, Piala Dunia 1974, dan Piala Eropa 1976. Sementara Italia telah mencatatkan final kesembilan mereka (tiga final Piala Eropa, dan enam final Piala Dunia) dengan 63 persen kemenangan.
3. Spanyol mencatatkan rekor tidak pernah kebobolan selama 900 menit di fase knockout dalam tiga turnamen besar terakhir yang diikuti. Catatan ini dibuat sejak babak perempat final Euro 2008 di Austria-Swiss. (gol dalam adu penalti tidak dihitung).
4. Kecuali melalui adu penalti saat perempat final Piala Eropa 2008, Spanyol tidak mampu mengalahkan Italia dalam waktu normal pertandingan plus tambahan waktu dalam seluruh pertemuan mereka di gelaran Piala Eropa dan Piala Dunia. Italia menang tiga kali, dan sisanya empat kali berakhir imbang.
5. Sejak menangani Italia pada tahun 2010, Cesare Prandelli telah dua kali membawa Squadra Azzurra bertemu La Furia Roja. Pertemuan pertama dalam pertandingan persahabatan di bulan Agustus 2011 dengan skor 2-1 kemudian seri 1-1 dalam pertandingan pembukaan Grup C Piala Eropa 2012.
6. Dalam lima pertandingan sejak babak penyisihan hingga semifinal Piala Eropa 2012, Italia adalah satu-satunya tim yang tidak pernah kebobolan lebih dahulu dari tim lawan. Sedangkan Spanyol adalah tim dengan pertahanan terbaik dengan hanya kebobolan satu gol (kecuali adu penalti). Bahkan dalam pertandingan melawan Prancis dan Portugal, Iker Casillas dan kawan-kawan tercatat hanya mendapatkan satu tendangan on target ke arah gawang.
7. Italia dan Spanyol adalah dua tim yang memiliki jumlah tendangan ke gawang lawan paling banyak, 99 dan 86.
8. Dengan gaya bermain tiki-taka yang mengandalkan umpan-umpan pendek, masing-masing dari lima pemain Spanyol ini: Xavi Hernandes, Xabi Alonso, Sergio Busquets, Andres Iniesta dan Sergio Ramos telah melepaskan jumlah passing yang lebih banyak dari Andrea Pirlo (320 kali).
9. Tiga gol terakhir Italia di Piala Eropa 2012 dicetak Mario Balotelli yang menjadikannya sebagai pemain Italia pertama yang mampu mencetak tiga gol dalam sebuah turnamen Piala Eropa. Dia juga menjadi pemain yang paling banyak melakukan shots on target dengan jumlah 10. Sebaliknya, Andres Iniesta adalah pemain terbanyak yang melakukan tendangan ke arah gawang lawan (11 tendangan) namun tak satupun berbuah menjadi gol.
10. Dari 11 pertemuan kedua tim di turnamen resmi seperti Piala Dunia, Piala Eropa, ataupun Olimpiade, Spanyol hanya mampu menang sekali, 5 kali seri, dan 5 kali kalah atas Italia. Satu-satunya kemenangan Spanyol atas Italia diraih pada Olimpiade 1920, dengan skor 2-0.
11. Gianluigi Buffon mencatatkan 24 kali penampilan dalam turnamen besar mengalahkan pendahulunya Dino Zoff. Namun, catatan Buffon masih di bawah kiper Spanyol Iker Casillas (28). (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya