Sopir diduga mengantuk, bus bawa siswa SMPN 1 Pulokulon kecelakaan, 4 tewas
Merdeka.com - Diduga sopir mengantuk, bus Pariwisata Agam Tungga bernopol AE 7277 UP oleng keluar jalan hingga terjun ke parit di ruas tol Pejagan-Kanci. Akibat kejadian itu empay penumpang tewas dan 14 lainnya luka-luka.
"Kita sudah evakuasi korban tewas di Rumah Sakit Plumbon Cirebon. Identifikasi lagi nunggu. Korban tewas dibawa Rumah Sakit Cirebon karena lokasi dekat," kata Kasat Lantas Polres Brebes AKP M Rikha Zulkarnaen saat dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (1/10).
Peristiwa itu terjadi Senin dini hari pukul 00.30 WIB. Bus melaju dari arah timur ke barat Tol Pejagan-Kanci dalam kecepatan sedang. Namun tiba-tiba bus hilang kendali.
Bus membawa rombongan siswa asal SMPN 1 Pulokulon, Grobogan, melaju ke arah Jakarta untuk study tour. Di bus tersebut, ada 41 siswa, 2 guru, 2 biro dan 2 sopir.
"Identitas masih simpang siur jadi masih mengumpulkan keterangan. Tapi dari 48 penumpang yang selamat ada 44. Berarti 4 meninggal," kata Rikha.
Rikha menambahkan, untuk saat ini proses evakuasi masih berlangsung dan petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi.
Sedangkan sopir bus Adi Sanjaya Bin Wagiyo (25) Desa Suratmajan RT 5 RW 1 Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan Jawa Timur sudah diamankan untuk dimintai keterangan saksi kronologi awal kejadian.
"Dugaan sementara sopir bus ngantuk hingga tidak bisa mengendalikan laju yang menyebabkan oleng keluar jalur jalan hingga masuk terperosok parit hingga masuk sawah," ungkapnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya