Sopir bawa parang, Blue Bird minta bukti foto yang beredar di medsos
Merdeka.com - Ratusan sopir taksi mogok beroperasi dan berunjuk rasa menolak keberadaan angkutan berbasis aplikasi. Bahkan di sejumlah titik, demo sopir taksi dan sejumlah angkutan umum lainnya malah berujuk bentrokan.
Di tengah demo yang berlangsung di sejumlah ruas jalanan Jakarta, di media sosial beredar sebuah foto yang memotret seorang sopir taksi Blue Bird berpose sambil memamerkan parang yang sudah terlihat karatan. Sopir itu bertubuh kurus.
Di sela jumpa pers soal unjuk rasa para sopir, manajemen PT Blue Bird menyatakan akan menindak tegas pengemudi yang bertindak kriminal, termasuk yang berpose membawa senjata tajam.
"Kita persilakan bagi teman-teman wartawan buat kasih ke kita buktinya, bisa berupa foto atau lainnya," kata Direktur Umum Andrianto Joko Sutono di kantornya, Jakarta, Selasa (22/3).
Selain itu, pihaknya menampik ada pemberian uang sebesar Rp 150 ribu buat mendukung mobilisasi para pengemudinya.
Andrianto yang juga ketua Dewan Perwakilan Pusat Organisasi Angkutan Darat (Organda) itu mengklaim kalau armadanya dan para sopir hanya sebagai korban. Sebab saat di beberapa kejadian justru sopir Blue Bird yang mengalami kekerasan hingga dilarikan ke rumah sakit.
"Pada hari ini juga banyak dari pengemudi kami yang menjadi victim, tapi juga yang mendapatkan musibah dari kejadian ini. Saya juga baru saja mengunjungi pegawai kami yang menjadi korban dari kejadian tersebut," ujarnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya