Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sopir Bank Muamalat Medan nekat merampok untuk bayar utang

Sopir Bank Muamalat Medan nekat merampok untuk bayar utang Sopir rampok Bank Muamalat . ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Motif perampokan kantor kas Bank Muamalat, Jalan Krakatau, Medan, akhirnya terungkap. Pelaku melakukan kejahatan itu karena butuh uang untuk membayar utang.

Sejauh ini, polisi menyatakan baru menangkap pelaku utama dalam perampokan itu, yakni Zulham alias Effendi (32). Dia merupakan warga Jalan Perwira, Jalan Purwosaei Gang Keluarga I, Krakatau Ujung Medan.

Zulham ditangkap di lahan garapan Pasar IV Mabar. Dari tangannya, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai sekitar Rp 150 juta, 2 unit sepeda motor, helm, dan pistol mainan.

"Rekannya berinisial W masih kita buru," kata Kapolresta Medan Kombes Nico Afinta Karokaro, Rabu (27/8).

Zulham merupakan sopir yang bertugas mengantar-jemput karyawan Bank Muamalat. Dia ditempatkan di bank itu sejak 6 tahun lalu. Berdasarkan pemeriksaan, Zulham mengaku nekat merampok karena membutuhkan uang untuk membayar utang-utangnya. Dia juga punya cicilan kredit rumah seharga Rp 300 juta yang baru dipanjarinya Rp 100 juta.

"Sebagian uangnya sudah saya pakai untuk membayar utang," akuinya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Medan Kompol Wahyu Istanto Bram menambahkan, mereka sudah berhasil mengamankan sekitar Rp 150 juta. Sebagian uang lainnya sudah dipakai Zulham membayar utang Rp 38 juta. Istrinya juga sudah membayar utang kepada tetangga Rp 15 juta.

"Rp 20 juta diberikan kepada W, pelaku lain yang merupakan tetangga tersangka. Itu sebagai panjar. Tapi jumlah pasti uang yang mereka rampok masih kita koordinasikan dengan pihak Bank Muamalat," jelas mantan penyidik KPK ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua perampok beraksi di kantor kas Bank Muamalat, Jalan Krakatau, Medan, Jumat (22/8) sekitar pukul 17.20 WIB. Dalam peristiwa ini, pelaku menguras Rp 279 juta dari brankas setelah menodong satpam, customer service, dan teller bank dengan senjata api yang diduga sebagai airsoft gun. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP