Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Solo Masuk Zona Merah Covid-19

Solo Masuk Zona Merah Covid-19 Pasien Corona. ©2020 Photo

Merdeka.com - Kota Solo masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19 menyusul melonjaknya kasus dalam sebulan terakhir. Bahkan dalam beberapa hari ini, penambahan menyentuh angka 100 lebih.

Hingga Senin 21 Desember malam, akumulasi jumlah kasus positif Covid-19 mencapai 4.031. Naik 120 dari hari sebelumnya. Dari jumlah tersebut, 2.356 diantaranya dinyatakan sembuh, 1.261 karantina, 213 dirawat dan 201 meninggal dunia. Jika dihitung, dalam bulan ini terjadi penambahan 1.579 kasus.

Ketua Satgas Covid 19 Surakarta, Ahyani mengatakan, Solo masuk zona merah karena penambahan kasus yang cukup tinggi. Dalam 2 hari ini saja, tambahan warga dinyatakan positif Covid-19 sebanyak 85 dan 120 orang. Tingginya angka penularan ini menjadikan rumah sakit di Kota Solo penuh.

"Merah, dalam dua hari ini saja di atas 100 kan, 120 kalau gak salah. Tapi kematian dua hari lalu 8 kemarin 3," katanya di Solo, Selasa (22/12).

Sementara itu, Wali Kota FX Hadi Rudyatmo menambahkan, tingginya kasus Covid-19 di Kota Solo karena banyaknya tracing yang dilakukan.

"Itu karena kita semakin kenceng untuk tracing, makanya zonanya merah banget. Semakin masif tracing kita. Kemarin kita tracing 120, menemukan 120 yang positif. Dari 120 itu kita harus tracing laki 120 lagi. Kalau menghendaki hasilnya minim, ya kita nggak usah melakukan tracing. Kemarin positif 120, hari ini kita tracing 120," ujarnya.

Dia menegaskan, yang paling penting adalah bagaimana menyiapkan rumah sakit darurat untuk karantina. Untuk warga yang terkonfirmasi namun OTG orang tanpa gejala akan dilakukan isolasi di asrama Haji Donohudan. Namun untuk warga yang isolasi di rumah akan dipindahkan ke rumah isolasi yang sedang disiapkan.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP