Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Soekarwo pastikan tak ada demonstrasi 2 Desember di Jawa Timur

Soekarwo pastikan tak ada demonstrasi 2 Desember di Jawa Timur Pengamanan aksi 212 di Surabaya. ©2016 Merdeka.com/Moch Andriansyah

Merdeka.com - Gubernur Jawa Timur, Soekarwo menggelar apel pasukan dalam rangka pengamanan doa bersama jelang aksi demonstrasi 2 Desember di Jakarta, Kamis (1/12) sore. ‎Acara dilakukan di depan Monumen Tugu Pahlawan, atau depan Kantor Gubernur, Jalan Pahlawan, Surabaya.

Hadir di acara doa bersama itu, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI I Made Sukadana, Pangarmatim‎ Laksamana Muda TNI Darwanto, dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Anton Setiadji serta ribuan personel TNI atau Polri.

Menurut Soekarwo, apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan doa bersama untuk mewujudkan situasi kondusif di Jawa Timur. "Satu yang penting, satu. Dalam hal ini, dalam rangka bahwa Jatim aman terkendali, terang Soekarwo usai acara," kata Soekarwo.

Namun, diakui gubernur akrab disapa Pakde Karwo ini, efek aksi Bela Islam jilid III di Jakarta pada Jumat besok, tetap ada. Menjaga Jawa Timur tetap kondusif, baik saat maupun pasca-aksi 212 itu, menurut Soekarwo, menjadi sangat penting.

"Tapi efek dari Jakarta, yang kemudian bagian untuk menenangkan Jawa Timur. Bukan berarti Jawa Timur dalam kondisi tidak tenang, tapi justru dalam rangka ketenangan lanjutan setelah tanggal 2 (Desember). Itu bagian penting untuk menjaga Jawa Timur," kata Soekarwo.

Gubernur dua periode ini juga memastikan, di Jawa Timur tidak akan ada aksi apapun seperti di Jakarta. "Insya Allah nggak (ada aksi). Sementara ini, mudah-mudahan tidak. Jawa Timur pada prinsipnya, aspirasinya sudah disampaikan, ‎dan kemudian dia (masyarakat) sudah melakukan doa, dan difasilitasi, baik oleh Pak Kapolda, Pangdam, Pangarmatim, TNI dan semuanya."

"Dan subtansinya sudah ditangkap, dan juga sudah disampaikan di Jakarta tentang subtansinya. Prinsip dasar tentang kepatuhan dan penegakan hukum menjadi bagian penting membangun demokrasi yang dewas," sambung Soekarwo.

Gubernur sekaligus politikus asal Partai Demokrat ini juga mengakui, memang ada warganya yang juga ikut berangkat ke Jakarta, ikut aksi 212 di Jakarta. ‎"Ya ada (yang berangkat), ada yang laporan ada yang nggak. Tapi nggak banyak," katanya.

Namun dia tetap mengingatkan warganya yang berangkat ke Jakarta untuk bisa mengendalikan diri saat demosntrasi Jumat besok. ‎"Masyarakat berangkat dan kemudian pengamanannya pada saat di sini (Jawa Timur) itu dibantu."

"Tetapi daripada hal yang harus diyakini dan harus disadari, kita tidak bisa mengontrol bagaimana dia (warga) di Jakarta, tapi kita harapkan yang berangkat itu mampu mengendalikan diri di Jakarta kemudian kembali dengan tenang, dan tertib," pungkasnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP