Soal ujaran idiot, Dhani sebut si pelapor GR
Merdeka.com - Musisi kondang Ahmad Dhani Prasetyo sebut orang yang melaporkan dia ke Polda Jawa Timur terkait ujaran 'idiot' lagi GR alias gede rasa. Sebab ujaran itu bukan ditujukan pada si pelapor, dalam hak ini Koalisi Bela NKRI.
Hal ini ditegaskan Dhani usai menjalani pemeriksaan penyidik Subdit Cyber Crime Dir Reskrimsus Polda Jawa Timur selama kurang lebih tiga jam, terhitung mulai sekitar pukul 15.00 WIB.
"Jadi pelapor ini GR, jadi pelapor ini GR, jadi dipikir video itu ditujukan pada dia (si pelapor), padahal video itu saya tujukan pada orang-orang yang di dalam hotel, bukan (massa) di luar hotel gitu lho," kata Dhani yang mengaku mendapat 35 pertanyaan dari penyidik.
"Intinya seperti itu, yang saya bilang idiot itu dalam hotel yang menghalangi saya keluar menuju hotel, lha kok dia merasa itu dari mana, kan orang ini tidak memiliki legal standing," sebut suami Mulan Jameela yang tengah mengenakan kaus hitam bertulis: #2019GantiPresiden itu.
Dhani mengatakan, orang-orang idiot yang disebut dalam vlognya dan sempat viral itu ada banyak. Termasuk intel atau polisi berpakaian preman. "Ada di dalam, di dalam itu banyak, macam-macam bahkan intel-intel pun banyak, gitu. Jadi pelapor ini salah, GR, pelapor itu GR disebut idiot," tandasnya.
Sebelumnya, Dhani dilaporkan Koalisi Bela NKRI ke Polda Jawa Timur terkait kata 'idiot' yang dilontarkannya untuk massa antitagar #GantiPresiden yang mengadangnya di Hotel Majapahit, hotel tempat Dhani menginap pada 26 Agustus 2018 lalu.
Sedianya, Dhani akan menghadiri Deklarasi #GantiPresiden di Tugu Pahlawan. Namun, akhirnya batal digelar, justru pentolan Dewa 19 ini mendapat masalah atas ucapan idiotnya.
Selanjutnya, Jumat (28/9) lalu, pihak Polda Jawa Timur memanggil Dhani, tapi yang bersangkutan tidak hadir dengan alasan belum didampingi pengacaranya dan baru bisa memenuhi panggilan itu hari ini.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya