Soal isu perpanjangan masa jabatan Kapolri, ini kata Badrodin Haiti
Merdeka.com - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengaku siap jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali memintanya untuk memimpin institusi Polri. Namun, dia menyerahkan sepenuhnya hal tersebut kepada Presiden Jokowi.
"Tentu itu hak prerogatif presiden, apa yang diputuskan sebagai prajurit tentu kita siap," kata Badrodin di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (13/5).
Menurut mantan Kapolda Jatim itu, sebagai prajurit harus siap jika mendapat perintah dari atasan. Sehingga, Badrodin mengaku tidak keberatan bila Jokowi benar-benar memperpanjang masa jabatannya.
"Sebagai prajurit tentu kita siap. Pensiun siap, alhamdulillah. Enggak pensiun ya enggak apa-apa," tandas dia.
Wacana perpanjangan masa tugas Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mencuat seiring makin dekatnya masa jabatan Kapolri pada Juni mendatang. Kabarnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal memperpanjang masa jabatan Badrodin.
Namun, saat dikonfirmasi Kadiv Humas Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar mengaku belum mendengar kabar tersebut.
"Belum ada informasi perpanjangan itu. Kami belum mendengar," kata Boy di Mabes Polri, Jakarta, Senin (9/5).
Berbeda dengan pihak Polri, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengaku telah menerima kabar tersebut. Pihaknya pun menolak dengan tegas usulan perpanjangan masa jabatan Kapolri tersebut.
"Isu yang berkembang seperti itu, makanya IPW menolaknya," ujar Neta saat dihubungi.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya