Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Situs Bank Sentral Australia sempat ganti IP

Situs Bank Sentral Australia sempat ganti IP Hacker. ©2013 Various

Merdeka.com - Serangan bertubi-tubi dari sedikitnya seribu hacker Indonesia nampaknya membuat situs Bank Sentral Australia yang beralamat di http://rba.gov.au jungkir balik, antara up dan down.

Menurut pengamat internet Irvan Nasrun yang mengikuti perkembangan serangan hacker tersebut, meskipun belum bisa masuk ke server, tapi beberapa kali server rba.gov.au jatuh bangun.

"Bahkan sempat mengubah IP. Semangat anak-anak hacker muda tersebut luar biasa," katanya kepada merdeka.com, Rabu (20/11).

Dari pantauan merdeka.com, memang benar IP dari situs Bank Sentral Australia yang sebelumnya 202.14.155.140 sudah tidak dipakai lagi alias RTO. Sejumlah hacker pun sibuk mencari IP baru dari situs tersebut.

The Reserve Bank of Australia (RBA) adalah bank sentral Australia, yang memiliki tugas dan fungsi menjaga stabilitas mata uang, mengatasi pengangguran, dan bertanggungjawab pada kesejahteraan ekonomi serta kesejahteraan rakyat Australia.

RBA juga berwenang menetapkan suku bunga untuk memenuhi target inflasi jangka menengah, memelihara sistem keuangan yang kuat dan sistem pembayaran yang efisien, dan menerbitkan uang kertas nasional.

RBA ini menyediakan layanan perbankan tertentu yang dibutuhkan kepada Pemerintah Australia dan badan-badannya, dan sejumlah bank sentral luar negeri dan lembaga resmi. Selain itu, RBA juga mengelola emas Australia dan cadangan devisa.

Menurut pimpinan serangan hacker yang berinisial Om-Jin, situs rba.gov.au tengah panas dingin servernya.

"Antara mau kebakaran dan korslet. Saya ucapkan terima kasih atas partisipasi kawan-kawan semua," ujarnya dalam laman Event 'StopSpyingOnIndonesia' di Facebook. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP