Situs prostitusi online yang berslogan 'Komunitas Cewe Bayaran Indonesia dan Asia' ditemukan. Dalam situs tersebut menampilkan perempuan yang siap menjajakan diri. Setelah melakukan penyelidikan, polisi mulai menemukan titik terang.
"Sedikit demi sedikit kami mulai menemukan titik terang, tapi nanti saja ya kami masih melakukan penyelidikan," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso di sela-sela pengamanan kampanye Pilgub Jabar di lapang Gasibu Bandung, Kamis (7/2).
Dia menjanjikan dalam waktu tidak lama akan mengungkap siapa pengelola dan yang mengoperasikan web jualan perempuan tersebut. "Doanya saja semoga segera tertangkap," jelasnya.
Dia mengaku tidak bekerja sendiri dalam mengungkap portal tersebut. Sebelumnya Polrestabes Bandung menggandeng Cyber Crime Investigation Center (CCIC) Bareskrim Mabes Polri.
Dalam situs prostitusi online, www.cewebisyar.com, dipajang mojang-mojang berpakaian seksi. Menampilkan juga nomor telepon dan tarif wanita yang ada dalam situs tersebut. Situs tersebut memiliki 5.000 member yang tersebar dari seluruh Indonesia.
Pekan depan, BK sidang kasus video porno anggota DPR
Muat pornografi, Vine tidak direkomendasikan di App Store
Karaoke di Solo suguhkan tarian wanita bugil
Tekan pornografi, pelajar di Tangerang dibatasi gunakan HP
Produser film porno tolak aturan penggunaan kondom
Kalau Soekarno-JFK masih hidup, Freeport tak akan keruk Papua
Ibu: Briptu Rani mengaku dipegang-pegang Kapolres
Awal kisah Freeport menggangsir kekayaan Papua
Kisah orang Toraja meninggal siapkan kerbau seharga mobil Mercy
Ibunda Briptu Rani: Anak saya bukan pelacur!
Ibu: Briptu Rani kabur karena sering 'dieksploitasi' Kapolres
Ibunda: Briptu Rani dimusuhi atasan karena penampilan
Mengintip sejarah dari 'Sang Kiai' dan 'Sang Pencerah'
Dalam sehari, dua pemilik akun Twitter jadi tersangka
Orang gila ngaku dokter di Palu sudah praktik medis seminggu