Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Situasi Kondusif, Satgas Nemangkawi Buru KKB Pembunuh Pekerja PT. Indopapua

Situasi Kondusif, Satgas Nemangkawi Buru KKB Pembunuh Pekerja PT. Indopapua Petugas evakuasi warga di Papua. ©2021 Merdeka.com/Istimewa

Merdeka.com - Kondisi saat ini di Kabupaten Yahukimo, Papua telah berangsur aman dan kondusif. Usai aksi teror yang memakan korban oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) besutan Tenius Gwijangge, terhadap para karyawan PT. Indopapua.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal melaporkan jika saat ini pihaknya bersama Satgas Nemangkawi masih melakukan pengejaran terhadap para anggota KKB yang membunuh dua karyawan PT. Indopapua.

"Aman kondusif rekan-rekan satgas masih laksanakan pencarian pelaku pembunuhan," kata Kamal saat dikonfirmasi merdeka.com, Kamis (26/8).

Selain itu, lanjut Kamal, guna mengantisipasi serangan-serangan selanjutnya petugas pun akan meningkatkan intensitas patroli di sekitar Yahukimo.

"Dan meningkat akan patroli di kota," ujarnya.

Sebelumnya, 11 karyawan PT Indo Mulia Baru yang dievakuasi setelah rekannya dibunuh dan dibakar kelompok kriminal bersenjata (KKB )di pinggir kali Braza, Dekai, Kabupaten Yahukimo, mendapat trauma healing.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal mengatakan, trauma healing yang diberikan kepada karyawan tersebut dipimpin Iptu Joni Linggi.

"Pemberian trauma healing itu dilakukan agar mereka bisa menghilangkan trauma karena kasus pembunuhan yang dialami rekannya," kata Kamal, Rabu (25/8). Dikutip dari Antara.

Sementara itu, Direskrimum Polda Papua Kombes Faisal Rahmadani secara terpisah mengaku pelaku pembunuhan terhadap kedua pekerja bangunan diduga kelompok KKB pimpinan Tanius Gwijangge.

Kelompok itu memiliki enam pucuk senjata api, termasuk dua jenis SS2 V1 kaliber 5,56 milik Yonif Linud 432 Kostrad yang dirampas di Dekai, sedangkan empat pucuk senjata lainnya belum diketahui jenisnya.

"Senjata tersebut memiliki trijicon, sehingga tembakan mereka terbidik semua," kata Kombes Faisal.

Dua karyawan yang dibunuh dan jasadnya dibakar tersebut yaitu Rionaldo Raturoma dan Dedi Imam Pamuji (Didik). Korban dievakuasi ke Timika dan Surabaya untuk dimakamkan.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP