Siswi SMK gantung diri karena nilai jeblok
Merdeka.com - Motif siswi SMK 1 Pertiwi Salihatin, Jakarta Timur, Siti Anisa Ridho Salihatin (16) gantung diri terjawab sudah. Siti diduga stres setelah nilainya di semester dua merosot drastis.
"Ibu korban mengatakan kemungkinan anaknya malu dengan nilai yang menurun itu. Dugaan awal kami, motif korban bunuh diri adalah karena permasalahan nilai sekolahnya," ujar Kapolsek Kramatjati, Kompol Imran Gultom kepada wartawan, Selasa (26/6).
Kakak Siti, Komarudin mengatakan, pihak keluarga meminta agar jenazah Siti tidak diotopsi. Keluarga menerima kematian Siti sebagai suatu musibah.
"Langsung dibawa ke rumah sakit Al-Fauzan. Tapi oleh pihak rumah sakit sudah dinyatakan tewas. Kita enggak mau otopsi, karena sudah rela. Ini musibah," katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Siti nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di lantai dua rumahnya, di Jalan Sidih RT 4 RW 7 Kampung tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin (25/6).
Siti ditemukan tewas tergantung menggunakan dasi yang disambungkan dengan gesper yang biasa dipakai ke sekolah oleh kakaknya, Komarudin (22). (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya