Siswi SMA jadi korban pelecehan seks anggota DPRD di Maluku

Reporter : Iqbal Fadil | Senin, 11 Februari 2013 12:29




Siswi SMA jadi korban pelecehan seks anggota DPRD di Maluku
Ilustrasi perkosaan, pelecehan seksual, pencabulan. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock

Merdeka.com - Perhimpunan Pemuda Pelajar Wetar (P3W) Kota Ambon dan Gerakan Mahasiswa (Gema) Maluku Barat Daya menggelar aksi unjuk rasa di Mapolda Maluku di Ambon, Senin (11/2).

Mereka mendesak Kapolda Maluku Brigjen Pol Muktiono menuntaskan dugaan kasus asusila yang melibatkan oknum anggota DPRD Maluku Barat Daya, William Odis Kahjoru pada 7 Oktober 2012.

Kapolda didesak memerintahkan Polres Maluku Tenggara Barat yang wilayah hukumnya membawahi MBD dan Kapolsek Pulau-pulau Terselatan, agar menghentikan dugaan praktik mafia hukum.

"Kami minta Kapolda menerjunkan tim Propam Polda Maluku karena diindikasi adanya kejanggalan proses hukum atas kasus dugaan pencabulan dan upaya pemerkosaan terhadap anak di bawah umur berinisial YM (16)," kata Ketua P3W, Jansen Majeke seperti dikutip Antara.

Mereka mendesak agar kasus yang melibatkan oknum Wakil Ketua DPRD MBD itu segera dituntaskan guna dilimpahkan ke kejaksaan selanjutnya pengadilan dalam rangka penegakan hukum.

"Oknum tersebut juga pernah terlibat kasus serupa terhadap staf Sekretariat DPRD MBD pada Desember 2010, namun perkaranya dicabut korban karena adanya ancaman dari Legislator tersebut, makanya harus diproses hukum agar jera," ungkap Ketua Gema MBD, Frangklin Dahaklory.

Apalagi, Badan Kehormatan DPRD MBD telah memberhentikan bersangkutan dari jabatannya dan pemecatannya menunggu proses dari Partai PNI Marhaenisme.

"Kami tidak terima bersangkutan membujuk keluarga korban untuk mencabut perkara yang negosiasinya oknum pelaku difasilitasi personel Polsek pulau-pulau Terselatan ke Wetar," tegas Frangklin.

Karena itu, Kapolda harus mencermati hasil visum terhadap korban yang masih berstatus siswi SMA.

"Masa depan korban tercemar, apalagi ada cacat di bagian tubuhnya akibat perbuatan kekerasan dari oknum legislator tersebut," ujarnya.

Kabid Humas Polda Maluku, AKBP Hassan Mukadar yang menerima pernyataan demonstran mengatakan siap meneruskannya ke Kapolda Muktiono.

"Saya akan teruskan ke Kapolda untuk ditindaklanjuti dan mahasiswa silakan mencermatinya prosesnya karena pastinya ditindaklanjuti sesuai mekanisme peradilan," katanya.

[bal]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Pelecehan Seksual

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • UGM nilai tes keperawanan Polwan bentuk diskriminasi
  • PPATK sebut duit korupsi haji mengalir ke pejabat sejak 2004
  • KPK minta gubernur jangan sesumbar minta dihukum mati
  • Awas, Sony Xperia Z4 dan Z4 Ultra bakal rilis Januari 2015!
  • Ini perintah lengkap Menko Polhukam larang Munas Golkar di Bali
  • PPATK jamin ungkap harta terpendam Hadi Poernomo di kasus BCA
  • Patungan, 3 bocah putus sekolah doyan hirup lem di belakang TK
  • Ketua Gerindra minta Jokowi pecat Tedjo yang larang Munas Golkar
  • PPATK sebut RUU pembatasan transaksi tunai mentok
  • Indonesia butuh keajaiban untuk lolos ke semifinal Piala AFF
  • SHOW MORE