Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Siswa tunanetra jalani UN tanpa braile

 Siswa tunanetra jalani UN tanpa braile Siswa tunanetra jalani Ujian Nasional. merdeka.com/Arbi Sumandoyo

Merdeka.com - Seorang siswa SMP tunanetra menjalani Ujian Nasional (UN) di SMPN 226, Pondok Labu, Jakarta Selatan. Dengan bantuan dua orang pengawas ujian yang didatangkan dari SLB dan rayon, Muhammad Irfan, menjalani UN sejak Senin (23/4) lalu.

Pantauan merdeka.com, di sekolah tersebut nampak Irfan sedang mengerjakan soal ujian yang dibacakan oleh guru pengawas. Dengan teliti ia mencoba menangkap setiap pertanyaan yang dibacakan oleh guru pengawas tersebut.

"Kesulitannya karena soalnya panjang, jadi soal harus dibacakan berulang-ulang," ungkap M Irfan.

Menurut Wakil Kepala Sekolah SMPN 226, Dasius Debataraja, ujian seperti itu dilakukan karena memang sekolah menerima murid eksklusi. Karena tahun ini tidak ada soal dengan huruf braile, maka Irfan harus menjalani ujian dengan soal yang sama dengan murid lainnya.

"Tahun ini memang nggak ada braile, jadi inisiatif dari sekolah untuk mengajukan guru khusus pendamping Irfan," terang Dasius kepada merdeka.com, Rabu (25/4).

Irfan masuk ke sekolah tersebut mulai kelas tujuh tanpa proses seleksi. Bahkan nilai rata-ratanya pun sama seperti anak normal pada umumnya.

"Di sini memang sekolah eksklusi, jadi mereka yang mempunyai kemampuan fisik di dahulukan atas rujukan sekolahnya. Dia mulai dari sini sejak kelas 7," ujarnya. (mdk/ren)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP