Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Siswa SMK Pelayaran Medan Ditemukan Tewas di Atas Tumpukan Sampah

Siswa SMK Pelayaran Medan Ditemukan Tewas di Atas Tumpukan Sampah Ilustrasi garis polisi. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang siswa SMK Pelayaran Bahari Medan ditemukan tergeletak tak bernyawa di tumpukan sampah tak jauh dari rumahnya di Jalan TD Pardede, Purwodadi, Sunggal, Deli Serdang, Sumut, Selasa (6/8). Penyebab kematiannya belum diketahui. Namun dugaan sementara remaja ini korban tabrak lari.

Berdasarkan informasi dihimpun, korban bernama Veri Jonathan Simanjuntak (16), warga Jalan Gereja GKPI, Lumban Bagasan, Dusun X, Desa Purwodadi, Sunggal, Deli Serdang. Jasadnya ditemukan warga sekitar pukul 06.30 WIB.

Ketika ditemukan, Veri mengenakan seragam sekolah lengkap. Posisinya terlentang di tumpukan sampah yang ada di tepi jalan. Temuan itu langsung membuat heboh warga sekitar.

Polisi pun dihubungi. Tak lama berselang petugas datang dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Saat ditemukan, dari hidung Veri terlihat darah keluar. Kaki kirinya pun patah.

Awalnya, warga menduga Veri korban pembunuhan. Namun tidak ada yang mengaku mendengar suara gaduh di lokasi itu sebelumnya.

Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Syarif Ginting mengatakan, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Barang-barang miliknya, termasuk ponsel dan uang tunai Rp 12 ribu, juga tidak ada yang hilang. Sejauh ini, Veri diduga korban tabrak lari.

"Korban diduga meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas, karena saat kita cek kakinya patah. Tanda-tanda kekerasan seperti ditusuk pada bagian badan ataupun akibat benda tumpul tidak ada ditemukan di badan korban," jelas Syarif.

Kanit Lantas Polsek Sunggal Iptu Syahri Ramadhan menyampaikan hal senada. "Kalau dilihat dari lukanya, korban diduga ditabrak sepeda motor," ucapnya.

Polisi masih mendalami kasus ini. Jasad Veri sudah dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk diautopsi. Veri merupakan anak sulung dari 3 bersaudara. Biasanya dia diantar orang tuanya ke sekolah. Namun pagi ini dia berangkat berjalan kaki.

"Biasanya diantar bapaknya, kadang mamaknya. Tapi tadi ban sepeda motor bapaknya kempes, jadi dia jalan kaki perginya. Dia pergi pukul 05.00 WIB. Pagi sudah berangkat dari rumah," ucap Lubis, tetangga Veri.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP